Pada Kamis, 13 Februari 2025, Derby Merseyside antara Everton dan Liverpool berakhir dengan skor 2-2. Pertandingan ini merupakan pengganti untuk pekan ke-15 Liga Inggris yang digelar di Goodison Park. Suasana pertandingan yang intens membuat Rio Ferdinand memberikan komentarnya. Everton membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-11 melalui Beto, yang memanfaatkan tendangan bebas cepat dari Jarrad Branthwaite. Namun, Liverpool segera memberikan respons. Alexis Mac Allister berhasil menyamakan kedudukan dengan mencetak gol melalui sundulan dari umpan silang Mohamed Salah pada menit ke-16.
Mohamed Salah kemudian membawa Liverpool berbalik unggul pada menit ke-73. Namun, drama dalam pertandingan ini belum berakhir. James Tarkowski mencetak gol penyama kedudukan untuk Everton pada menit ke-98, sehingga skor akhir menjadi 2-2. Hasil imbang ini mengakibatkan Liverpool tetap berada di puncak klasemen Liga Inggris dengan 56 poin, unggul tujuh poin dari Arsenal yang berada di posisi kedua. Di sisi lain, Everton kini berada di posisi ke-15 dengan 27 poin. Pertandingan ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Liga Inggris saat ini.
Advertisement
Pertandingan ini merupakan Derby Merseyside yang ke-120 dan terakhir yang berlangsung di Goodison Park. Selain itu, laga ini dipenuhi dengan drama yang menarik perhatian. Salah satu momen yang mencolok adalah keributan antara pemain yang melibatkan Abdoulaye Doucoure dan Curtis Jones.
Keduanya akhirnya menerima kartu merah setelah sebelumnya mendapatkan kartu kuning. Awalnya, Doucoure berlari menuju tribun suporter Liverpool setelah wasit meniup peluit panjang. Tindakan tersebut membuat Jones merasa emosional dan beranggapan bahwa itu tidak perlu dilakukan.
Advertisement
Saat memberikan komentar mengenai pertandingan di TNT Sports, Rio Ferdinand, yang merupakan mantan bek Manchester United, menyatakan bahwa dia dapat memahami reaksi yang ditunjukkan oleh Curtis Jones. Ferdinand menilai bahwa Doucoure telah menimbulkan ketegangan dengan merayakan gol di depan suporter lawan. "Saya pernah berada dalam situasi itu, Mario Balotelli di Wembley melakukan hal itu kepada penggemar Manchester United," ungkap Ferdinand di TNT Sports.
"Rasa marah yang saya rasakan saat itu sangat besar, dan saya bisa mengerti perasaan Curtis Jones." Dia menambahkan, "Anda tidak ingin melihat siapapun yang menciptakan keributan seperti itu, tetapi perasaan yang muncul ketika melihat seseorang mendekati penggemar Anda dan bersikap demikian sangatlah mengganggu."
Ferdinand menekankan bahwa situasi tersebut bisa sangat emosional bagi para pemain dan penggemar. Ketika seorang pemain merayakan dengan cara yang provokatif, itu dapat memicu reaksi yang kuat dari pihak lawan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga sikap dan perilaku di lapangan, terutama ketika berhadapan dengan suporter yang penuh semangat.
"Sikap seperti itu seharusnya dihindari, karena dapat memicu ketegangan antara pemain dan penggemar," tambah Ferdinand.
Sumber: TNT Sports
Advertisement