Ini Catatan Pertemuan Timnas Indonesia Vs Negara-negara Kontestan R4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia telah menyelesaikan semua pertandingan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Vincentius Atmaja
Oleh Vincentius Atmaja - Reporter
Ini Catatan Pertemuan Timnas Indonesia Vs Negara-negara Kontestan R4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Ini Catatan Pertemuan Timnas Indonesia Vs Negara-negara Kontestan R4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 (Merdeka.com)

Tim Nasional Indonesia telah menyelesaikan semua pertandingan di fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk zona Asia. Pada laga terakhir, Tim Merah-Putih mengalami kekalahan besar dengan skor 0-6 saat bertandang ke Jepang pada Selasa malam, 10 Juni 2025. Meskipun hasil buruk tersebut, status Timnas Indonesia tidak terpengaruh karena mereka telah memastikan tempat di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Di bawah arahan Patrick Kluivert, skuad Garuda mengakhiri kompetisi dengan menempati posisi keempat di klasemen akhir Grup C dengan total 12 poin.

Pencapaian ini sangat mengesankan bagi Timnas Indonesia, yang menjadi tim ASEAN pertama yang berhasil melaju sejauh ini. Pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, tim yang dipimpin oleh Thom Haye akan bersaing melawan dua dari lima tim, yaitu Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, Irak, atau Arab Saudi. Babak keempat akan dibagi menjadi dua grup, masing-masing grup akan diisi oleh tiga tim. Hanya tim yang menjadi juara grup yang akan langsung lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, sedangkan tim peringkat kedua akan berebut tiket ke ronde kelima.

Pengundian untuk ronde keempat Kualifikasi zona Asia dijadwalkan pada 17 Juli mendatang di Kuala Lumpur. Sebelum mengetahui siapa lawan-lawan Timnas Indonesia di fase selanjutnya, mari kita lihat rekor pertemuan Tim Merah-Putih dengan lima tim yang akan berada di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Berikut catatan pertemuan Timnas Indonesia dengan Arab Saudi. Sepanjang sejarah, Indonesia hanya berhasil mengalahkan Arab Saudi satu kali, yaitu pada 15 November 2024, ketika Marselino Ferdinan mencetak dua gol dan membawa Indonesia meraih kemenangan 2-0 di Jakarta. Selain itu, Indonesia mencatat dua kali hasil imbang dan mengalami 11 kekalahan dari Arab Saudi.

Selanjutnya, kita beralih ke catatan pertemuan dengan Uni Emirat Arab (UEA). Timnas Indonesia telah bertanding melawan UEA sebanyak enam kali sejak pertemuan pertama pada tahun 1981. Dari enam pertandingan tersebut, Indonesia berhasil memenangkan dua kali pada tahun 1981 dan 1986. Namun, UEA lebih unggul dengan empat kemenangan, termasuk kemenangan telak 5-0 yang mereka raih dalam Kualifikasi Piala Dunia pada tahun 2021.

Selanjutnya, timnas Indonesia akan menghadapi Qatar. Dalam catatan sejarah, Indonesia dan Qatar telah bertemu sebanyak delapan kali. Dari pertemuan tersebut, skuad Garuda hanya berhasil meraih satu kemenangan melawan Qatar, yang terjadi pada Piala Asia 2024 dengan skor 2-1. Sementara itu, Indonesia mencatatkan tiga hasil imbang dan mengalami lima kali kekalahan dari Qatar.

Setelah itu, Indonesia akan bertanding melawan Oman. Kedua tim telah bertemu enam kali dalam sejarah pertandingan mereka. Hasil dari enam pertemuan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia berhasil meraih dua kemenangan, satu kali hasil imbang, dan tiga kali kemenangan diraih oleh Oman. Dengan demikian, catatan pertemuan ini menunjukkan persaingan yang cukup ketat di antara kedua tim.

Calon lawan terakhir yang mungkin dihadapi oleh Timnas Indonesia di ronde keempat adalah Irak. Tim ini masih memiliki rekor pertemuan yang lebih baik dibandingkan Indonesia. Dalam total sembilan pertemuan antara Indonesia dan Irak, hasilnya sangat mengejutkan, karena Timnas Indonesia belum berhasil meraih kemenangan atas Irak.

Sebaliknya, Irak berhasil mencatatkan delapan kali kemenangan dan satu kali imbang. Kedua tim juga pernah bertemu di ronde kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana Irak berhasil meraih kemenangan dengan skor 5-1 dan 2-0 dalam dua pertemuan tersebut.

Sumber: 11vs11

Rekomendasi