Advertisement
Advertisement
Dalam tempo 10 menit mereka bisa mencetak satu gol melalui Igor Yono Oyana. Ia menyambar bola muntah hasil tembakan rekannya dari dalam kotak penalti yang diblok kiper lawan. 0-1!
Sembilan menit kemudian, Spanyol mencetak gol lagi. Kali ini dari Roberto Martin Uruel. Ia juga menyambar bola rebound hasil sepakan rekannya dari luar kotak penalti yang diblok kiper Uzbekistan. 0-2!
Namun Spanyol tak bisa mempertahankan keunggulan dua golnya. Pada menit 45+4, kiper Raul Jimenez Latorre membuat kesalahan. Ia terlalu lama menguasai bola dan bisa diganggu lawan. Bola yang lepas dari kakinya kemudian disambar Behruz Shukurullaev menjadi gol. 1-2!
Advertisement
Di babak kedua, Uzbekistan U-17 tampil lebih agresif. Mereka bisa merepotkan Spanyol U-17.
Uzbekistan kemudian bisa mencetak gol penyeimbang pada menit ke-53 melalui Amirbek Saidov. Gol itu sempat dicek ulang dengan VAR untuk memeriksa apakah Amirbek dalam posisi offside atau tidak sebelum mencetak gol. Ternyata ia berdiri tipis dalam batas garis offside. Golnya pun disahkan. 2-2.
Kedua tim berusaha saling cetak gol di sisa laga. Tapi sampai laga berakhir tak ada gol tercipta. Uzbekistan U-17 2-2 Spanyol U-17.
Advertisement
Advertisement
Sementara Uzbekistan di peringkat ketiga dengan raihan empat angka. Mereka punya kans lolos ke babak berikutnya sebagai salah satu dari empat tim peringkat tiga terbaik.