Bayi Kenan ternyata mengalami Hip Dysplasia, kondisi yang umum terjadi pada anak pertama dan bayi perempuan karena posisi yang tidak tepat selama dalam kandungan.
Advertisement
1
Penderita Hip Dysplasia bisa pincang dan tulang paha bisa keluar dari soket pinggul jika tidak segera ditangani.
Advertisement
2
Hip Dysplasia bisa dipulihkan lewat operasi, tapi baby Kenan punya kondisi ringan jadi bisa diperbaiki pakai Palvik Harness.
Advertisement
3
Selama 6 minggu setelah berkonsultasi dengan dokter, bayi Kenan harus pakai alat bantu itu selama 23 jam sehari sebelum diperiksa lagi kondisi tulangnya.
Advertisement
4
Baby Kenan rewel dan sering terbangun di malam hari saat menggunakan Palvik Harness karena merasa tidak nyaman dengan posisi mengangkang sepanjang hari.
Advertisement
5
Baby Kenan kini merasa nyaman dan bahagia setelah mengenakan Palvik Harness selama 1 jam. Dalam waktu yang berlalu, ia pun mulai terbiasa dan tidak lagi rewel saat menggunakan alat bantu ini.
Advertisement
6
Perjuangan baby Kenan bersama kedua orangtuanya menghasilkan kelegaan. Namun, tantangan masih menanti.
Advertisement
7
Acha Sinaga selalu update kondisi baby Kenan lewat Instagram, ada kemajuan di pinggul sang buah hati. (126 karakter)
Advertisement
8
Setelah hampir 6 minggu, penggunaan Palvik Harness bisa dikurangi menjadi 12 jam per hari saat baby Kenan tidur.
Advertisement
9
Acha Sinaga dan Andy Ambarita mendapat banyak dukungan dan doa dari netizen di media sosial saat merawat baby Kenan. Semoga baby Kenan segera sembuh!