Sidang lanjutan terkait perceraian Paula Verhoeven dan Baim Wong berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Rabu (12/2). Dalam sidang kali ini, agenda yang dibahas pembuktian dari pihak Paula Verhoeven yang berperan sebagai termohon.
Pihak Paula Verhoeven menyerahkan 42 bukti dalam sidang cerai yang berkaitan dengan masalah rumah tangganya bersama Baim Wong. Bukti-bukti yang disajikan terdiri dari dokumen surat dan bukti elektronik.
"Sidang agendanya menyampaikan bukti dari pihak kami, pihak termohon. Hari ini kita menyampaikan ada sekitar 42 bukti, baik berupa bukti surat dan bukti elektronik," ungkap kuasa hukum Paula Verhoeven, Ainul Yaqin, setelah sidang selesai.
"Ya, karena ini persidangan tertutup, jadi kita enggak bisa memberikan di tempat terbuka. Yang bisa saya sampaikan adalah bukti elektronik," sambungnya.
Advertisement
Sidang Tertutup untuk Publik
Ainul Yaqin menyatakan bukti-bukti yang diajukan oleh pihaknya berhubungan langsung dengan inti dari perkara yang sedang dibahas. Namun, ia memilih untuk tidak memberikan rincian lebih lanjut karena sidang berlangsung secara tertutup.
"Mohon maaf karena sidang tertutup, jadi kami tidak bisa menyampaikan terkait hal-hal berkaitan dengan pokok perkara. Jadi mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan," tambah Ainul Yaqin.
Advertisement
Bakal Datangkan Saksi dan Ahli
Ainul Yaqin menegaskan semua bukti yang disampaikan kepada majelis hakim relevan dengan inti perkara yang sedang dibahas. Ia juga menyampaikan pihak Paula Verhoeven akan mempersiapkan saksi yang akan dihadirkan dalam sidang berikutnya.
"Iya pastinya, kita akan menghadirkan saksi dan ahli untuk persidangan selanjutnya. Bukti-bukti pastinya berkaitan dengan pokok perkara," kata Ainul.
Advertisement
Alasan Paula Absen di Sidang Perceraian
Pada sidang kali ini, baik Paula Verhoeven maupun Baim Wong tidak dapat hadir. Keduanya diwakili oleh kuasa hukum mereka.
Ainul Yaqin menjelaskan bahwa ketidakhadiran Paula disebabkan oleh adanya kegiatan penting yang tidak bisa ditinggalkan.
"Ya Paula tidak hadir mungkin ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan," ucap Ainul Yaqin.