Cerita Felicya Angelista ASI Tak Keluar saat Anak Ke-2 Lahir, Mengalir Usai Mimpi Ini

Caesar Hito mendukung keputusan istrinya jika Zefanya tidak diberikan ASI.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Cerita Felicya Angelista ASI Tak Keluar saat Anak Ke-2 Lahir, Mengalir Usai Mimpi Ini
Penuh Kebahagiaan, Intip Momen Felicya Angelista Lahiran Anak Kedua. ©2022 Merdeka.com/instagram Felicya Angelista

Beberapa waktu lalu, Felicya Angelista menceritakan perjuangannya sebagai ibu menyusui di Podcast Daniel Mananta. Dia mengungkapkan ASI-nya sempat tidak keluar ketika lahir anak kedua, Zefanya Graneth Emmanuela

Padahal dari sebelum hamil sampai melahirkan, Feli mencoba berbagai suplemen penambah ASI. Namun sayang, ASI yang diharapkan tetap tidak keluar.

Oleh karena itu, Feli sempat berniat untuk tidak memberikan ASI kepada buah hatinya tersebut. Sebab jumlah ASI yang dibutuhkan oleh Zefanya yang saat itu masih berusia tiga hari adalah 30 ml/ 2 jam.

Menurutnya, Caesar Hito mendukung keputusan istrinya jika Zefanya tidak diberikan ASI.

"Dia juga tipe suami dan ayah yang gak pernah maksain. Kayak harus gini-gini, pokoknya senyamannya aku aja," kata Feli dilansir dari YouTube Daniel Mananta Network, Selasa (21/2).

Feli bercerita ketika sedang memberikan susu formula kepada Zefanya di sofa, dia tertidur dan bermimpi. Di dalam mimpinya, Feli bertemu dengan Tuhannya untuk kedua kali.

"Tuhan Yesus datang lalu bilang gini, 'Kamu tenang aja. Aku bakal kirimkan kamu gembala beserta sapi-sapinya'. terus aku kebangun dan merinding,” jelasnya.

Tidak dapat dipungkiri, sebagai seorang Ibu Feli ingin memberikan yang terbaik kepada buah hatinya. Dia khawatir jika anak keduanya tidak mendapatkan asupan ASI yang sama seperti anak pertamanya, Bible.

Seperti mukjizat, setelah Feli terbangun tiba-tiba saja baju yang dipakai Feli terdapat rembesan ASI mengalir.

Kemudian ketika Feli memompa kembali ASI-nya, ternyata mendapat 30 ml. Sehingga ASI yang dibutuhkan oleh Zefanya tercukupi.

"Bener-bener pas aku pompa sesuai sama apa yang dia butuhin," pungkasnya.

Reporter Magang: Vanya Vinkan Diamanti

Rekomendasi