Cerita Muji Peserta D'Academy 5 Kumpulkan Serbuk Kayu Untuk Bantu Ekonomi Keluarga

Seorang peserta D'Academy 5 bernama Muji bercerita tentang kisah hidupnya yang penuh perjuangan. Untuk kelangsungan hidupnya bersama keluarga, ia bekerja mengumpulkan serbuk kayu.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Cerita Muji Peserta D'Academy 5 Kumpulkan Serbuk Kayu Untuk Bantu Ekonomi Keluarga
Muji. YouTube Indosiar ©2022 Merdeka.com

Seorang peserta D'Academy 5 bernama Muji bercerita tentang kisah hidupnya yang penuh perjuangan. Untuk kelangsungan hidupnya bersama keluarga, ia bekerja mengumpulkan serbuk kayu.

Dalam seminggunya, Muji bisa menghasilkan uang sekitar Rp150 ribu hingga Rp250 ribu. Tak hanya ia yang bekerja, seluruh anggota keluarganya pun bekerja untuk mencari uang.

Hal tersebut diceritakan Muji dalam video di saluran YouTube Indosiar dengan judul 'Kisah Hebat Muji (Barito Kuala)!! Hidup dari Mengumpulkan Serbuk Kayu Untuk Keluarga - D'Academy 5'.

Bekerja Sejak SMP

Dalam video yang tayang pada 26 September 2022 lalu, Muji bercerita bahwa dirinya sudah bekerja mengumpulkan serbuk kayu sejak tujuh tahun lalu, tepatnya saat ia masih duduk di bangku SMP.

Selain itu, setiap akhir pekan juga Muji mengisi waktunya dengan bekerja sebagai penyanyi dari panggung ke panggung.

"Kerja nyanyi dari panggung ke panggung kalau Sabtu dan Minggu. Kalau sehari-harinya itu kerja mengumpulkan serbuk kayu untuk dijual. Biasanya ngambil upah. Dari lulus SMP (sudah bekerja) sekitar tujuh tahunan," jelasnya.

Muji Menangis

Harus bekerja banting tulang setiap harinya, Muji menangis saat ditanya mengenai kondisi keluarganya oleh Irfan Hakim. Hal tersebut membuat suasana menjadi penuh haru.

Kata Muji, ia bekerja karena memang untuk kebutuhan sehari-hari. Berasal dari keluarga yang sangat sederhana, Muji harus membantu sang ibunda untuk menghasilkan uang.

Muji mengaku bahwa sang ibunda bekerja dengan saudaranya menjadi penjaga roti. Selain itu, adik-adiknya juga ikut bekerja.

Penghasilan Rp150 ribu Hingga Rp250 ribu

Muji menjelaskan, ia mendapat penghasilan sebanyak Rp150 ribu hingga Rp250 ribu setiap minggunya untuk kerja kerasnya mengumpulkan serbuk kayu.

"(Orangtua) Masih ada, kadang mama kerja ikut saudaranya sebagai jaga roti. Bapak ada tapi sama istri mudanya. Alhamdulillah sekarang udah baik sama bapak juga," terang dia.

"(Penghasilan Muji) Untuk ibu dan adik-adik juga. Saya ada tiga saudara. Dari serbuk kayu itu per minggu dapatnya 150rb sampai 250rb. Sehari bisa dapat 50 karung," sambung dia.

Rekomendasi