Atta Halilintar Sampai Merinding Saat Kunjungi Ruang Kerja Presiden Jokowi, Kenapa?

Kamis, 4 April 2019 09:26 Reporter : Dian Rosadi
Atta Halilintar Sampai Merinding Saat Kunjungi Ruang Kerja Presiden Jokowi, Kenapa? Atta Halilintar dan Jokowi di Ruang Kerja. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Youtuber Atta Halilintar berkesempatan mengunjungi ruang kerja Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat. Kesempatan ini terbilang langka, sebab tidak sembarang orang bisa masuk ke ruangan pribadi orang nomor satu di Indonesia ini.

Atta Halilintar pun berkesempatan berbincang dengan Jokowi seputar kehidupannya sebagai kepala negara. Atta Halilintar pun sampai dibuat merinding saat mendengar penuturan Presiden Jokowi saat menyampaikan tentang serbuan komentar negatif di media sosial.

Awalnya Atta menanyakan kepada Jokowi apakah dirinya turut memegang handphone saat bekerja. Jokowi pun menjawab kesempatan memegang handphone hanya ada saat perjalanan dari Istana Bogor ke Jakarta selama sekitar satu jam. Di perjalanan itu dia mengisi dengan membuka media sosial, membaca berita online.

"Kalau handphone biasanya saya tuh punya waktu dari Bogor ke Jakarta kurang lebih 50 menit. Di situ saya buka buka media sosial, media online, youtube. Ya 50 menit berati hampir 1 jam dari Bogor ke Jakarta nanti balik lagi tengah malam dari Jakarta ke Bogor satu jam lagi punya waktu banyak sekali saya buka buka di situ pegangnya di situ. Kalau lagi kerja saya sama sekali engga ada," kata Jokowi kepada Atta Halilintar.

"Bapak pegang juga (handphone), berarti pernah lihat juga dong komentar-komentar rakyat?" tanya Atta Halilintar lagi kepada Jokowi.

"Bukan pernah, itu yang kita baca itu. Karena disitulah banyak masukan, banyak hal yang perlu kita koreksi. Banyak hal yang perlu kita evaluasi. Negara ini negara besar 269 juta penduduk kita sekarang tersebar di 17 ribu pulau dari sabang sampai merauke, gede sekali bangsa ini," jawab Jokowi.

Atta Halilintar kemudian menyinggung soal maraknya komentar-komentar negatif yang ditujukan kepada Presiden Jokowi. Bahkan komentar tersebut cenderung kasar.

"Kan tadi bapak pernah liat komentar komentar netizen. Pernah ga ada komentar yang bikin bapak sakit hati atau sedih gitu?" tanya Atta.

Mendengar pertanyaan tersebut, Jokowi mengaku tidak pernah sakit hati dengan komentar-komentar negatif netizen. Namun justru komentar-komentar tersebut menurutnya bukanlah budaya orang Indonesia yang menjunjung tinggi tata krama dan beragam norma-norma.

"Sekeras apapun komentar-komentar itu ya kita terima, itulah masyarakat kita. Tetapi perlu saya sampaikan bahwa masyarakat Indonesia itu masyarakat yang penuh dengan normal-norma, norma agama, norma budaya, etika dan tata krama. Pertanyaan saya kalau komentarnya sekasar itu sangat sarkas sekali, apakah itu Indonesia? Sayanya engga apa-apa, engga ada sakit hati tetapi apakah itu Indonesia? Nilai nilai yang kita anut?," papa Jokowi.

Mendengar pernyataan Jokowi, Atta Halilintar mengaku sampai merinding. Bukan tanpa sebab, akhir-akhir ini komentar-komentar kasar begitu masif di media sosial.

"Itu dari bapak loh. Saya saja dengarnya merinding. Apakah itu Indonesia. Indonesia itu dari dulu diajarkan agama yang baik, bersikap yang baik , akhlak yang baik tetapi kenapa komentar netizen indonesia termasuk yang terburuk di sosial media sekarang, bagaimana kata kata kasar mudah mencela orang," ucap Atta.

"Betul. Coba lihat kata katanya kasar, mencela sangat kasar, kemudian menghujat dengan kasar, sarkas sekali. Itu saya yang sedih gitu saja. Tetapi ya inilah yang harus kita kembalikan. Kita ingatkan akan nilai-nilai agama, norma norma agama, nilai nilai budaya, kesopan santunan, etika, tatakarama. Ini indonesia," ungkap Jokowi kepada Atta Halilintar. [end]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini