LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Vivo ajukan izin ESDM naikkan harga BBM

Direktur Jenderal Minyak dan Gas bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, instansinya baru mendapat usulan dari Vivo, untuk menyetujui kenaikan harga.‎ Usulan tersebut akan dievaluasi selama 10 hari kerja, untuk kemudian diputuskan.

2018-06-22 16:04:14
Harga BBM
Advertisement

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mendapat usulan dari PT Vivo Energy Indonesia, untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Saat ini badan usaha yang ingin menaikkan harga BBM harus mendapat persetujuan pemerintah.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, instansinya baru mendapat usulan dari Vivo, untuk menyetujui kenaikan harga.‎ Usulan tersebut akan dievaluasi selama 10 hari kerja, untuk kemudian diputuskan.

"Vivo baru saja saya terima suratnya kemarin. Ada kesempatan buat kita evaluasi selama 10 hari. Setelah itu baru kita putuskan," kata Djoko, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (22/6).

Advertisement

Djoko mengungkapkan, sebelum ‎Vivo, ada tiga perusahaan yang mengusulkan kenaikan harga, kemudian pada awal Juni 2018 usulan tersebut dikabulkan. Tiga perusahaan ini adalah PT Shell Indonesia, PT Total Oil Indonesia dan AKR Korporindo.

‎"Yang dijual oleh AKR, Shell, atau pun Total untuk disesuaikan dinaikkan. Kemudian saya baru terima usulan kenaikan harga," tuturnya.

Djoko melanjutkan, untuk PT Pertamina (Persero) sampai saat ini belum menunjukan rencana, untuk mengajukan usulan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidinya. ‎"Pertamina sendiri belum mengajukan sampai hari ini," ucapnya.

Advertisement

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan, saat ini ‎jajaran direksi Pertamina belum membahas kenaikan harga BBM non subsidi, karena masih menunggu masa Lebaran selesai.

"Belum dibahas di BOD-nya belum, tunggu beres dulu (lebaran) dengan tenang," ujar Adiatma.

Menurut Adiatma, saat ini Pertamina memiliki banyak pertimbangan, sebelum mengambil keputusan kenaikan harga BBM non subsidi. Termasuk menunggu berakhirnya arus balik lebaran. Pasalnya, Pertamina masih fokus dalam penyediaan BBM dan Elpiji untuk arus balik.

"Karena memang banyak pertimbanganya, bukan hanya karena oh harga naik-naik. Sekarang kan latarbelakanganya marketing banyak pertimbangan, ini dulu beres premium solar aman baru," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Pertamina belum bahas kenaikan harga BBM non subsidi
Pertamina berencana naikkan harga BBM usai Lebaran
Ini alasan Pertamina belum ajukan kenaikan harga BBM
Hari ini, keputusan kenaikan harga BBM Shell dan Total diteken
Sri Mulyani beri sinyal harga BBM dan elpiji 3 kg naik di 2019
Juni 2018, harga BBM Shell naik
Kementerian ESDM bentuk posko pengaman pasokan BBM, elpiji dan listrik selama Ramadan

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.