Trivia Pangan: Bulog Pastikan Distribusi Beras SPHP Jangkau Pulau-Pulau Terpencil di Karimun
Perum Bulog Cabang Batam memastikan **Distribusi Beras SPHP** tidak hanya di perkotaan, namun juga menjangkau pulau-pulau kecil di Karimun. Penasaran bagaimana upaya Bulog ini?
Perum Bulog Cabang Batam secara aktif memastikan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dapat merata, tidak hanya terfokus di wilayah perkotaan. Upaya ini difokuskan hingga menjangkau daerah kepulauan di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, yang seringkali memiliki tantangan logistik tersendiri.
Langkah strategis ini diambil untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan beras bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di lokasi terpencil. Kepala Cabang Bulog Batam, Guido XL Pereira, menegaskan komitmen Bulog dalam menjangkau setiap sudut wilayah kerjanya.
Distribusi beras SPHP ini menjadi krusial mengingat tingginya permintaan masyarakat di Karimun, yang menunjukkan kebutuhan mendesak akan pasokan pangan yang terjangkau. Dengan demikian, Bulog berupaya keras agar manfaat program SPHP dapat dirasakan secara luas, mendukung daya beli masyarakat di wilayah kepulauan.
Fokus Penyaluran ke Wilayah Kepulauan
Distribusi beras SPHP di Karimun saat ini menjadi prioritas utama Bulog Cabang Batam, mengingat tingginya permintaan dari masyarakat setempat. Guido XL Pereira mengungkapkan bahwa rata-rata penjualan di Karimun mencapai 10 ton per hari, sebuah angka yang menunjukkan kebutuhan signifikan akan pasokan beras.
Untuk memastikan pemerataan, Bulog tidak hanya berhenti di pusat kota, melainkan rutin turun langsung ke pulau-pulau kecil. "Rata-rata penjualan di Karimun mencapai 10 ton per hari. Kami rutin turun langsung hingga ke pulau-pulau kecil, hari ini kami ke Pulau Kundur dan Pulau Belat," ujar Guido saat dihubungi di Batam.
Pada hari Sabtu, Bulog Batam menyalurkan 10 ton beras SPHP ke tiga titik penjualan di Pulau Kundur dan Pulau Belat. Ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah yang juga menyasar desa-desa terpencil, seperti Desa Tebias di Pulau Belat, menegaskan komitmen Bulog untuk masyarakat di kepulauan.
Data Penjualan dan Ketersediaan Beras SPHP
Bulog memiliki wilayah kerja yang mencakup Kota Batam dan Kabupaten Karimun, dengan gudang distribusi yang strategis di kedua wilayah tersebut. Hingga 5 September, penjualan beras SPHP di Karimun telah mencapai 52,8 ton, dari target penjualan sebesar 594,6 ton untuk bulan yang sama.
Realisasi total penjualan beras SPHP di Batam dan Karimun pada bulan Agustus lalu mencapai 224,9 ton. Dari jumlah tersebut, penjualan di Karimun mendominasi sekitar 200 ton, menunjukkan bahwa program ini sangat diminati di wilayah tersebut dan efektif dalam memenuhi kebutuhan pangan.
Beras SPHP dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp58 ribu per karung 5 kilogram, harga ini dinilai sangat membantu dalam menjaga daya beli masyarakat. Guido menambahkan, "Upaya ini bukan hanya untuk memastikan ketersediaan, tapi juga menjaga daya beli masyarakat," menegaskan pentingnya program ini dalam stabilitas ekonomi rumah tangga.
Sumber: AntaraNews