Tahap awal, Garuda Indonesia layani 6 rute dari Bandara Pondok Cabe
Enam penerbangan itu ialah dari dan menuju Bandar Lampung, Palembang, Pangkalan Bun, Semarang, Yogyakarta, dan Solo.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan, Garuda telah mendapat restu dari Kementerian Perhubungan untuk beroperasi dari bandara Pondok Cabe. Kini pihaknya sedang melakukan pembahasan tripartit dengan Angkasa Pura II dan Pelta/Pertamina.
Menurut Arif, pembukaan rute baru ini akan meningkatkan kapasitas bisnis Garuda. "Akan ada 8 rute yang diberangkatkan Garuda Indonesia dari bandara tersebut. Rute-rute tersebut di antaranya ke wilayah Jawa Tengah, Kalimantan bagian Selatan dan Sumatra bagian Selatan," katanya dalam keterangan tulis, Jakarta, Minggu (27/3).
Untuk tahap awal, menurut sosialisasi kepada warga sekitar bandara, 29 Februari lalu, Garuda akan membuka enam penerbangan menuju Bandar Lampung, Palembang, Pangkalan Bun, Semarang, Yogyakarta, dan Solo pergi-pulang tiap hari.
Arif menjelaskan, pesawat Garuda yang akan digunakan untuk bandara Pondok Cabe nantinya adalah jenis ATR. Pesawat kecil yang selama ini tidak bisa beroperasi di bandara-bandara besar, karena pergerakan di taxi way-nya yang lambat.
Sementara itu, di lapangan terbang Pondok Cabe saat ini sudah dilakukan pembenahan yang signifikan di komplek penerbangan seluas 170 hektar. Di landasan pacu sepanjang 2.000 meter telah dipasang lampu-lampu pendaratan dan marka-marka yang baru, serta lapisan aspal nampak semakin tebal dan mulus. Bahkan penunjuk arah angin atau windshock terlihat baru.
Menurut Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Wianda Pusponegoro, Bandar Udara Pondok Cabe dalam proses resertifikasi bandara khusus. Selanjutnya akan diproses untuk sertifikasi bandara umum.
"Beberapa persiapan sudah dilaksanakan, antara lain pemagaran, pengaspalan kembali runway, marking runway, dan pemasangan lighting, serta telah dilakukan pengetesan landasan," ujarnya.
Dikatakan, jika proses perizinan dan sertifikasi ini berjalan lancar, maskapai Garuda Indonesia akan mulai melayani penerbangan reguler dari Pondok Cabe dengan pesawat ATR 72-600.
Kehadiran bandara Pondok Cabe menjadi bandara komersial umum ini diharapkan bisa meningkatkan efisiensi dan peningkatan kapasitas bisnis BUMN, serta percepatan pertumbuhan ekonomi daerah-daerah.
Baca juga:
Komersialisasi Bandara Pondok Cabe genjot ekonomi daerah terpencil
Bandara Pondok Cabe hanya untuk pesawat ATR
Lion Air tunggu konsep Menhub Jonan soal Bandara Pondok Cabe
AP II ditunjuk jadi operator Bandara Pondok Cabe
Kemenhub belum terima pengajuan komersialisasi Bandara Pondok Cabe
Garuda Indonesia terbang 25 kali sehari dari Bandara Pondok Cabe
Menteri Rini ingin Pelita Air bisa terbang tinggi seperti Citilink