Garuda Indonesia terbang 25 kali sehari dari Bandara Pondok Cabe
Merdeka.com - PT Garuda Indonesia Tbk mulai membuka rute penerbangan dari Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten pada Maret 2016. Pesawat yang akan dioperasikan melalui runway sepanjang 2.200 meter itu adalah pesawat baling-baling bermesin turboprop, ATR 72-600.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Arif Wibowo mengatakan, Garuda Indonesia bakal menerbangkan 25 kali penerbangan ATR 72 melalui Bandara Pondok Cabe. Rute penerbangan adalah Sumatera bagian selatan, Kalimantan bagian selatan, dan Jawa bagian selatan. Rute ini juga menyesuaikan wilayah kerja Pertamina.
"Kami rencanakan terbang ke 8 kota dari Pondok Cabe. Kami terbang ke Lubuk Linggau, Samarinda, Pangkalan Bun, Semarang, Palembang, Tanjung Karang, Ketapang, Yogyakarta, kemudian kita kaji juga ke Cilacap sampai Cepu," kata Arif di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (30/11).
Kendati demikian, sebelum mengoperasikan bandara milik Pertamina itu, ada beberapa hal yang perlu dibenahi Garuda seperti fasilitas penunjang operasional bandara untuk difungsikan secara komersil. Arif menyebutkan, perbaikan yang akan dilakukan Garuda Indonesia pada Bandara Pondok Cabe, seperti mempekuat landasan dan penambahan beberapa lampu-lampu, serta perbaikan terminal-terminal penerbangan.
"Karena memang ada beberapa terminal yang kondisinya masih untuk komersial. Saya angkanya tidak terlalu detail," kata dia.
Untuk panjang runway atau landasan pacu pesawat, kata dia, untuk landasan Bandara Pondok Cabe sudah sesuai dengan standarisasi dan sesuai dengan pesawat jenis ATR 72-600 yang akan dioperasikan, hanya ketebalan landasan yang harus dibenahi.
"Nanti ke depannya memperpanjang sampai ke tempat golf, itu nanti tahap berikutnya, itu cukup besar prosesnya, kita butuh buat underground untuk di jalan yang sekarang ada, jadi runway nya bisa diperpanjang sampai ke tol," pungkas dia.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya