LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Populasi naik, SBY yakin pemerintah bisa penuhi kebutuhan pangan

"Apakah pemerintah bisa mensuplai pangan ke masyarakat yang makin banyak populasinya? Jawaban saya, yes we can."

2016-05-14 16:35:54
Swasembada Pangan
Advertisement

Presiden keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai kebutuhan pangan bakal meningkat seiring pertumbuhan populasi. Di sisi lain, produksi pangan bakal terus melambat.

"Pertumbuhan populasi pada 2050 akan naik 60 persen. Itu akan membuat kebutuhan akan beras, jagung dan kedelai akan naik juga 60 persen, tapi sayangnya produksi masih rendah. Belum sampai segitu," katanya saat Konferensi Internasional bertema "Feeding The Zone" di Jakarta, Sabtu (14/5).

"Saya menilai food production dalam 10 tahun ke depan akan lambat dibandingkan 10 tahun yang lalu. Ini diperkirakan akan terjadi di seluruh sektor pertanian," lanjutnya.

Advertisement

Kendati demikian, dia meyakini, pemerintah bisa mengatasi penurunan produksi yang salah satunya disebabkan oleh penyusutan lahan pertanian. Mengutip data FAO, SBY menyebut lahan pertanian dunia sudah menghilang sekitar 1,4 miliar hektar atau setara luas wilayah Kanada dan India."

"Apakah pemerintah bisa mensuplai pangan ke masyarakat yang makin banyak populasinya? Jawaban saya, yes we can. Yes we have to," katanya.

"Pemerintah tidak punya cara lain. Pada 1980, Indonesia sudah buktikan revolusi pangan."

Advertisement

Selain itu, menurut SBY, prilaku konsumsi masyarakat juga perlu diubah guna menjaga ketahanan pangan.

"Ada orang yang hanya makan 1-2 kali sehari. Tapi di sisi lain, ada orang merasa berlebih malah cenderung buang-buang makanan. Saya harap masyarakat mau berbagi kepada yang membutuhkan," katanya.

"Gaya hidup orang juga sangat memengaruhi ketahanan pangan. Mindset, attitude dan lifestyle, harus berdasarkan apa yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan."

Baca juga:
Ketahanan pangan, SBY dorong kerja sama global
JK: Di Indonesia, 2 kali pemerintahan berganti karena masalah pangan
Chelsea Islan: Berton-ton makanan terbuang setiap hari
Jaga pakan ternak, pemerintah impor 191 ribu ton jagung
DPR pesimistis produksi jagung surplus tahun ini
Pemerintah harus hati-hati dengan wacana tak impor beras di 2016

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.