Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

JK: Di Indonesia, 2 kali pemerintahan berganti karena masalah pangan

JK: Di Indonesia, 2 kali pemerintahan berganti karena masalah pangan Wapres JK di CEO Summit APEC 2015. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau akrab disebut JK mengatakan persoalan pangan yang parah bisa menghancurkan suatu pemerintahan. Ini seperti pernah dialami Indonesia.

"Pengalaman Indonesia dua kali pemerintah ganti karena masalah pangan," katanya saat menyampaikan kuliah umum di Perum Bulog, Jakarta, Selasa (10/5).

Pada 1965, kata JK, masyarakat kesulitan pangan. Dengan ditambah krisis politik, rezim pemerintahan kala itu harus berakhir.

"Tahun 1965, orang harus antre dapat pangan. Gabungan krisis politik dan ekonomi buat pemerintah jatuh. Kalau politik saja masih tahan. Kalau gabungan keduanya sulit," katanya.

Peristiwa serupa terulang pada 1998. Kala itu, krisis moneter menerpa Indonesia.

"Tahun 1998, Indonesia impor 6 juta ton itu pun masih naik harga beras. Pemerintah tidak bisa kontrol keadaan," katanya.

"Kekeringan karena ada el nino di 1997. Begitu efek terjadi pada pangan, di samping menyulitkan orang, bisa jatuhkan pemerintahan."

Oleh sebab itu, JK berpesan kepada Perum Bulog untuk berusaha maksimal menjaga pasokan pangan.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP