Jaga pakan ternak, pemerintah impor 191 ribu ton jagung
Merdeka.com - Pemerintah telah mengimpor sebanyak 191 ribu ton jagung dari berbagai negara. Ini guna memenuhi kebutuhan pakan ternak dalam negeri.
"Bulog diberikan impor 600 ribu ton dulu untuk pemenuhan peternak mandiri untuk kebutuhan pakan ternak," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Sri Agustina, Jakarta, Selasa (26/4).
Dia menambahkan, jagung impor tersebut sudah tersedia dan sudah disetujui Balai Karantina Kementerian Pertanian.
"Sebelum ada pengaturan dari kami, ini 190 ribu itu sudah dicek karantina bisa diimpor oleh Bulog. Jadi Bulog akan bekerja sama dengan importir yang sudah masukkan itu (jagung)," imbuhnya.
Seperti diketahui, pemerintah menugaskan Perum Bulog untuk mengimpor Jagung. Sementara untuk kebutuhan industri dan pangan, selain Bulog, importasi juga dapat dilakukan oleh importir produsen terdaftar.
Dari total kuota impor 1,5 juta ton jagung, Bulog bakal mendatangkan sebanyak 190 ribu ton terlebih dulu. Itu akan dilakukan setelah mendapat rekomendasi Badan Ketahanan Pangan Kementan.
Impor diperlukan untuk menjaga cadangan jagung serta memenuhi kebutuhan dalam negeri. Rekomendasi impor dibuat berdasarkan pertimbangan stok Jagung dalam negeri.
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya