LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. ENERGI

PetroChina Target Produksi 11.670 BOPD Minyak dari Blok Jabung di 2026

Khusus untuk gas yang menjadi aset terbanyak di Blok Jabung, PetroChina bakal memanfaatkan dua pabrik, yakni Gas Plant Betara dan Gas Plant Grageh.

Jumat, 27 Feb 2026 20:19:05
petrochina
PetroChina Target Produksi 11.670 BOPD Minyak dari Blok Jabung di 2026 (merdeka.com)
Advertisement

PetroChina melalui PetroChina International Jabung Ltd menetapkan target produksi migas (minyak dan gas bumi) cukup menantang pada 2026 untuk Wilayah Kerja (WK) atau Blok Jabung yang terletak di Jambi. 

Senior Development Manager PetroChina International Jabung Ltd, Wicaksono mengatakan, pihaknya membidik target produksi minyak dan kondensat sebesar 11.670 barel per hari (BOPD), serta gas dan gas minyak bumi (LPG) sebesar 143 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

"Target kita untuk tahun 2026 itu cukup challenging. Jadi untuk minyak dan kondensat itu sekitar 11.670 BOPD. Kemudian gas, termasuk LpG adalah 143 MMSCFD," jelas dia dalam sesi jumpa media di Kantor Pusat PetroChina International Jabung Ltd, Jakarta, Jumat (27/2). 

Khusus untuk gas yang menjadi aset terbanyak di Blok Jabung, PetroChina bakal memanfaatkan dua pabrik, yakni Gas Plant Betara dan Gas Plant Grageh. Untuk memproduksi minyak mentah, kondensat, LPG, hingga gas jual. 

Advertisement

Wicak melanjutkan, pengeboran sumur jadi proyek utama perseroan di tahun ini. Kegiatan ini akan dilakukan di 6 sumur pengembangan, dan penyelesaian 2 sumur yang telah drilling sejak 2025. 

"Untuk mempercepat produksi kita lakukan simultaneous operation. Mempersiapkan fasilitas sembari kita melakukan yang lain. Sehingga pada saat rig selesai mengkomplit sumur dan pindah ke lokasi berikutnya, sumur bisa secepatnya kita produksikan," tuturnya. 

Advertisement

Indonesia Tetap Beli Rp251 Triliun Migas dari AS

Meskipun Indonesia terus menggenjot realisasi produksi di sektor energi, pemerintah juga tetap mengoptimalkan kesepakatan dagang dengan negara lain. Seperti dilakukan dengan Amerika Serikat (AS), dimana Indonesia telah bersepakat tetap akan melakukan impor migas (minyak dan gas bumi) senilai USD 15 miliar, atau setara Rp251,7 triliun (kurs Rp16.780 per dolar AS) dari Negeri Paman Sam. 

Meskipun, Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat (Supreme Court) telah membatalkan dasar hukum dari kesepakatan perdagangan resiprokal (ART) yang dikeluarkan Presiden AS, Donald Trump.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menilai, pembatalan tarif resiprokal tersebut tidak akan berpengaruh terhadap kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat.  

"Jadi dalam kesepakatan untuk impor energi dari AS di dalam ART itu kan disebutkan nilainya adalah USD 15 miliar. Sementara yang terkait dengan peninjauan oleh Mahkamah Agung AS itu kan yang terkait dengan tarif. Jadi kan ada perbedaan," tegasnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (27/2).

Kaji Ulang Perjanjian 

Hanya saja, ia buka kemungkinan bahwa Indonesia bakal mengkaji ulang perjanjian yang sudah ditandatangani pasca adanya putusan Mahkamah Agung AS.  

"Tapi dengan adanya keputusan Mahkamah Agung AS, ya seharusnya kan kita juga ada kesempatan 90 hari untuk melakukan review. Kalau ada yang urgent itu nanti kita lakukan pembahasan," ujar Yuliot. 

Advertisement

"Ada yang mungkin itu nanti ada perubahan, nanti dalam jangka waktu 90 hari kita akan lakukan pembahasan dalam rangka implementasi," dia menekankan.

Berita Terbaru
  • Panitia Bantah Izinkan Pria Pakai Kebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran
  • Terungkap Alasan KPK Usul Minta Tambahan Anggaran Nyaris Rp1 Triliun
  • Reformasi Pasar Modal Tuntas, Perkuat Transparansi dan Integritas
  • Kuasa Hukum Soroti Penangkapan Roy, Sebut Hak Tersangka Diabaikan
  • SEB Mendagri dan Menteri ATR/Kepala BPN Jadi Pedoman Pelindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan
  • berita update
  • industri migas
  • industri migas indonesia
  • migas
  • petrochina
  • petrochina jabung
Artikel ini ditulis oleh
Editor Idris Rusadi Putra
M
Reporter Maulandy Rizki Bayu Kencana
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.