PEP Zona 4 Pastikan Operasi Penuh dan Prioritaskan Keselamatan Selama Libur Lebaran 2026
PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menegaskan komitmennya untuk menjaga pasokan energi nasional tetap andal dengan memastikan operasi penuh dan standar keselamatan ketat selama libur Lebaran 2026.
PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 akan tetap menjalankan aktivitas hulu minyak dan gas bumi (migas) secara penuh selama periode libur Lebaran 2026. Komitmen ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional tanpa mengurangi keandalan operasional.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, menyatakan bahwa seluruh kegiatan di wilayah operasi akan berlangsung normal. Penerapan standar Health, Safety, Security and Environment (HSSE) yang ketat menjadi prioritas utama guna menjamin kelancaran dan keamanan kerja.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk mencapai target produksi migas tahun 2026, sekaligus memastikan keselamatan seluruh pekerja. Fokus pada keselamatan menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan operasional di tengah momentum Idul Fitri 1447 H.
Komitmen Operasional dan Keselamatan Energi Nasional
Djudjuwanto menegaskan bahwa momen Idul Fitri 1447 H tidak akan mengurangi komitmen PEP Zona 4 dalam menjaga pasokan energi nasional tetap andal. Perusahaan memastikan setiap pekerja menjalankan tugasnya dengan mengutamakan keselamatan kerja di setiap lini operasional.
Penerapan standar HSSE yang ketat menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas operasional di seluruh wilayah kerja PEP Zona 4. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, mencegah potensi insiden, dan memastikan keberlanjutan produksi.
Komitmen terhadap keselamatan ini tercermin dari capaian nihil kecelakaan kerja atau Zero Lost Time Injury (LTI) di seluruh wilayah operasi sepanjang tahun sebelumnya. Prestasi ini menunjukkan efektivitas program keselamatan yang telah diterapkan secara konsisten.
Target Produksi dan Implementasi Program 3P
Operasi penuh selama libur Lebaran merupakan bagian integral dari upaya PEP Zona 4 untuk mencapai target produksi migas tahun 2026. Target tersebut meliputi sekitar 30.305 barel minyak per hari (BOPD) dan gas 485,07 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Peningkatan produksi ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjaga kinerja keselamatan yang tinggi. Keseimbangan antara target produksi dan keselamatan menjadi fokus utama manajemen.
Seluruh pekerja diimbau untuk konsisten mengimplementasikan Program 3P (People, Plant, and Procedure) sebagai langkah pengendalian risiko operasional. Program ini dirancang untuk mencegah kecelakaan kerja dan memastikan kepatuhan terhadap prosedur standar.
Disiplin tinggi terhadap aspek HSSE ditekankan dalam setiap kegiatan operasi guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang berlaku. Ini mencakup pemeriksaan rutin dan pelatihan berkelanjutan bagi personel.
Peran Serta Masyarakat dalam Menjaga Keamanan Operasi Migas
PEP Zona 4 juga mengajak masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasi untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan keselamatan kegiatan migas. Kolaborasi antara perusahaan dan komunitas sangat penting untuk keberlanjutan operasi serta mitigasi risiko.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu "buffer zone" atau zona aman yang telah ditetapkan di area operasi migas. Kepatuhan terhadap zona aman ini krusial demi keselamatan bersama, menghindari bahaya, dan kelancaran aktivitas produksi.
Djudjuwanto menekankan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung operasi migas yang aman dan berkelanjutan. Kesadaran dan partisipasi aktif dari warga sekitar sangat diharapkan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi semua pihak.
Sumber: AntaraNews