Penutupan Jalan Sicincin-Malalak-Balingka Berlanjut, Arus Mudik Idul Fitri Dialihkan
Ruas jalan provinsi Sicincin-Malalak-Balingka masih ditutup untuk arus mudik Idul Fitri 1447 H akibat perbaikan pasca bencana hidrometeorologi. Simak detail penutupan jalan Sicincin-Malalak-Balingka di sini.
Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi via Sicincin-Malalak-Balingka dilaporkan masih belum dapat dilalui kendaraan. Penutupan ini berlaku hingga masa arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah mendatang. Kondisi ini disebabkan oleh perbaikan jalan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.
Bupati Agam, Benni Warlis, mengonfirmasi bahwa jalan tersebut masih dalam tahap pengerjaan. Titik perbaikan utama berada di kilometer 82, di mana terjadi terban sepanjang 200 hingga 300 meter. Kerusakan ini merupakan dampak langsung dari curah hujan yang sangat tinggi di daerah tersebut.
Penutupan akses jalan ini dilakukan demi keamanan pengguna jalan dan kelancaran proses perbaikan. Pihak PT Hutama Karya Infrastruktur saat ini masih terus bekerja keras untuk memulihkan kondisi jalan yang terputus. Masyarakat diimbau untuk mencari jalur alternatif selama penutupan ini berlangsung.
Kondisi Terkini dan Alasan Penutupan Jalan Sicincin-Malalak-Balingka
Kondisi ruas jalan Sicincin-Malalak-Balingka saat ini masih sangat labil dan rawan longsor. Hal ini menjadi pertimbangan utama bagi pemerintah daerah untuk tetap menutup akses jalan bagi kendaraan umum. Area yang terban di kilometer 82 membutuhkan penanganan serius dan waktu yang cukup untuk stabilisasi.
Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan bahwa risiko keselamatan sangat tinggi jika jalan dibuka. "Di lokasi sudah pernah terjadi tanah longsor dan ditambah jalan masih licin sehingga kendaraan kesulitan melewati daerah itu," katanya. Pernyataan ini menunjukkan betapa krusialnya penutupan untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan.
Proses perbaikan jalan ini melibatkan pengerukan dan penguatan struktur tanah di beberapa titik rawan. PT Hutama Karya Infrastruktur sebagai pelaksana proyek terus memantau kondisi lapangan. Target penyelesaian perbaikan belum dapat dipastikan mengingat kompleksitas medan dan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Imbauan dan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jalur Sicincin-Malalak-Balingka
Meskipun ditutup untuk kendaraan umum, ruas jalan Sicincin-Malalak-Balingka masih dapat dilintasi oleh masyarakat lokal. Khususnya bagi warga Malalak yang ingin menuju Balingka atau sebaliknya, akses tetap diberikan dengan kehati-hatian ekstra. Namun, mereka diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi longsor susulan dan kondisi jalan yang licin.
Dinas Perhubungan Agam telah mengambil langkah proaktif untuk menginformasikan penutupan ini kepada masyarakat luas. Sekretaris Dinas Perhubungan Agam, Apriwandi Arlius, menyatakan bahwa spanduk pemberitahuan telah dipasang. Spanduk ini ditempatkan di Simpang Balingka dan di Malalak, sebagai peringatan agar kendaraan tidak melewati jalur tersebut.
Pemasangan spanduk bertujuan untuk mencegah pengendara terjebak atau mengambil risiko di jalan yang berbahaya. Masyarakat yang hendak bepergian dari Padang ke Bukittinggi atau sebaliknya disarankan untuk menggunakan jalur alternatif lain. Koordinasi terus dilakukan antara pemerintah daerah dan pihak kontraktor untuk memastikan keselamatan dan kelancaran proses perbaikan.
Sumber: AntaraNews