Pengusaha masih khawatir data bocor dalam program tax amnesty
Kadin khawatir data peserta tax amnesty dikorek-korek.
Para pelaku usaha Kamar Dagang dam Industri (Kadin) menyambut positif atas kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty. Kadin menilai pemerintah memberikan kepastian yang sangat kuat, serta diperkuat dengan UU, peraturan kementerian dan peraturan pemerintah, telah memberikan sinyal yang positif dan kenyamanan kepada para pengusaha dan masyarakat luas yang ingin memanfaatkan tax amnesty ini.
Namun, Kadin masih khawatir akan uang tebusan dan kebocoran data para peserta tax amnesty.
"Sudah menerima dari tebusan itu, cukup baiklah cukup fair. Dan tentunya mereka juga kadang-kadang memastikan apakah nanti ke depan tidak akan dikorek-korek lagi. Karena data yang bocor di kita itu kadang-kadang rentan," ujar Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (21/07).
Di sisi lain, Rosan berharap jika kenyamanan dan kepastian terkait program kebijakan pengampunan pajak ini akan berjalan dengan baik. Terlebih Pemerintah sudah menyiapkan fasilitas agar para wajib pajak bisa nyaman dan mendapat kepastian. Sehingga, kedepan tidak akan lagi ada hal-hal yang membuat pihaknya menjadi khawatir.
"Yang pasti adalah tadi kan sudah ada UU nya, walaupun sekarang ada yang sudah challange, tapi dari pengusaha atau yang akan menikmati TA (tax amnesty) ini membutuhkan kepastian. Rasanya mereka sudah cukup yakin ya. Karena untuk masuk di sini pun pemerintah sudah menyediakan wadahnya, terutama yang tadi berkaitan dengan pasar modal," pungkasnya.
Laporan: Linda Juliawanti
Baca juga:
Singapura berupaya gagalkan tax amnesty, Kadin: Sah-sah saja
Singapura punya kebijakan lawan tax amnesty RI, ini kata Wapres JK
JK sebut tax amnesty kemewahan negara untuk pengusaha
Bank BJB jadi BPD pertama yang menampung dana repatriasi
JK soal Tax Amnesty: ada dosa berjemaah dilakukan pengusaha
Apindo: Pelaku usaha tak keberatan dengan kebijakan tax amnesty
Pengusaha: Tax amnesty tak hanya untuk konglomerat