Pemkab Murung Raya Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg, Jaga Stabilitas Harga Ramadan
Pemerintah Kabupaten Murung Raya melaksanakan operasi pasar elpiji 3 kilogram untuk membantu masyarakat menjelang Idul Fitri dan menstabilkan harga, menjamin ketersediaan pasokan gas bersubsidi.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) telah menggelar operasi pasar khusus elpiji bersubsidi 3 kilogram. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga gas bagi masyarakat di wilayah tersebut. Pelaksanaan operasi pasar ini berlangsung di Puruk Cahu, ibu kota Kabupaten Murung Raya.
Operasi pasar ini diselenggarakan pada hari Rabu, 4 Maret 2026, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah membantu warga menghadapi bulan Ramadan. Inisiatif ini juga mengantisipasi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan datang. Langkah proaktif ini diambil untuk mencegah lonjakan harga di pasaran.
Kepala Diskop UKM Perindag Murung Raya, Roy Chahyadi, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan elpiji dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga yang ditetapkan adalah Rp 29.250 per tabung, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga.
Fokus Bantuan di Bulan Ramadan
Operasi pasar elpiji 3 kilogram ini secara spesifik ditujukan untuk meringankan beban masyarakat selama bulan suci Ramadan. Kebutuhan akan bahan bakar rumah tangga cenderung meningkat signifikan pada periode ini. Pemerintah daerah berupaya keras agar pasokan tetap terjaga dan harga tidak melambung tinggi.
Roy Chahyadi menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi ekonomi warga. Dengan menyediakan elpiji bersubsidi pada harga HET, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa khawatir. Ini juga menjadi langkah antisipasi terhadap potensi spekulasi harga di pasaran.
Pelaksanaan operasi pasar ini menjadi strategi efektif untuk menjaga daya beli masyarakat. Terutama menjelang perayaan Idul Fitri, di mana konsumsi rumah tangga biasanya mengalami peningkatan. Stabilitas harga elpiji 3 kilogram sangat krusial bagi banyak keluarga di Murung Raya.
Detail Pelaksanaan dan Ketersediaan
Dalam operasi pasar kali ini, Diskop UKM Perindag Murung Raya menyediakan sebanyak 400 tabung elpiji 3 kilogram. Pasokan tabung gas ini didatangkan langsung dari pangkalan yang berlokasi di Kota Muara Teweh. Langkah ini memastikan bahwa jumlah pasokan mencukupi untuk memenuhi permintaan awal masyarakat.
Kegiatan operasi pasar tabung elpiji 3 kilogram ini hanya dilaksanakan selama satu hari. Lokasi pelaksanaannya terpusat di Kantor Diskop UKM Perindag Murung Raya. Informasi mengenai pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang akan diumumkan secara berkala kepada masyarakat.
Roy Chahyadi juga menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan operasi pasar akan diperluas ke beberapa kecamatan lain di masa depan. Perluasan ini akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. Fleksibilitas ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam melayani seluruh lapisan masyarakat.
Pencegahan Penimbunan dan Harga Stabil
Tujuan lain dari operasi pasar adalah untuk membantu masyarakat memperoleh gas elpiji 3 kilogram dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menekan harga jual di pasaran yang seringkali melonjak akibat tingginya permintaan dan terbatasnya pasokan. Intervensi pasar ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas harga.
Untuk menghindari pembelian berulang oleh satu orang, Diskop UKM Perindag Murung Raya menerapkan beberapa persyaratan ketat. Masyarakat diwajibkan membawa tabung kosong sebagai syarat utama pembelian gas elpiji. Selain itu, Kartu Tanda Penduduk (KTP) juga harus ditunjukkan untuk verifikasi data pembeli.
Persyaratan KTP ini sangat penting untuk memastikan distribusi elpiji bersubsidi tepat sasaran. Dengan demikian, praktik penimbunan atau pembelian dalam jumlah besar oleh pihak yang tidak berhak dapat diminimalisir. Ini adalah upaya konkret menjaga pemerataan akses terhadap elpiji bersubsidi.
Masyarakat yang ingin membeli elpiji 3 kilogram dalam operasi pasar ini wajib memenuhi beberapa syarat. Persyaratan ini diberlakukan untuk memastikan distribusi yang adil dan tepat sasaran:
- Membawa tabung elpiji kosong untuk ditukar.
- Menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat pembelian.
Sumber: AntaraNews