Pelindo Sampit Siapkan Area Penyangga Baru untuk Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 3 Sampit membangun area penyangga di Pelabuhan Sampit untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026, demi kenyamanan dan keamanan penumpang.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 3 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, tengah berupaya meningkatkan fasilitas pelabuhan. Mereka sedang membangun area penyangga baru di sisi utara Terminal Penumpang Pelabuhan Sampit. Pembangunan ini bertujuan utama untuk mengurai kepadatan lalu lintas kendaraan yang sering terjadi saat puncak arus mudik Lebaran 2026.
Fasilitas ini direncanakan selesai dan dapat difungsikan pada minggu depan, setelah proses pengerasan lahan dan penataan lainnya rampung. Area penyangga ini merupakan langkah preventif yang diambil oleh Pelindo untuk menjamin kelancaran serta keamanan arus penumpang. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman mudik yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.
Manajer Terminal Pelayanan Terminal Pelabuhan Sampit, Tri Purbo Waluyojati, menjelaskan bahwa area ini masih dalam tahap pengerjaan. Meskipun tanpa pengaspalan, pengerasan lahan dikebut agar siap digunakan sesuai target waktu. Pembangunan ini menjadi prioritas mengingat kebutuhan akan ruang tunggu yang memadai untuk kendaraan pemudik.
Pembangunan dan Kapasitas Area Penyangga Baru Pelindo Sampit
Area penyangga yang sedang dibangun oleh Pelindo Regional 3 Sampit ini memiliki luas sekitar 1.000 meter persegi. Fasilitas ini dirancang untuk menampung jumlah kendaraan yang signifikan. Dengan kapasitas tersebut, diharapkan mampu mengakomodasi hingga 40 sampai 50 unit kendaraan roda empat.
Selain itu, area ini juga diproyeksikan dapat menampung sekitar 100 unit sepeda motor. Kapasitas ini dianggap memadai untuk menghadapi lonjakan kendaraan selama musim arus mudik Lebaran. Pengerjaan fisik yang mencakup pengerasan lahan terus dikebut agar fasilitas ini dapat segera beroperasi.
Tri Purbo Waluyojati mengungkapkan bahwa pembangunan ini difokuskan untuk mengurai penumpukan kendaraan. Penumpukan kerap terjadi di pintu masuk terminal saat musim mudik tiba. Keberadaan area penyangga ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan antrean panjang di sekitar pelabuhan.
Prioritas Keamanan dan Kelancaran Layanan Pelabuhan
Inisiatif pembangunan area penyangga ini diambil dengan memprioritaskan faktor keamanan dan kenyamanan calon penumpang. Tri Purbo Waluyojati menegaskan bahwa keamanan menjadi pertimbangan utama. Dengan adanya area ini, area depan terminal dapat lebih steril dan bebas dari kendaraan yang parkir sembarangan.
Kehadiran fasilitas baru ini dipastikan tidak akan mengubah sistem alur pelayanan penumpang yang sudah berjalan. Proses check-in serta mekanisme administrasi lainnya akan tetap mengikuti prosedur standar yang selama ini berlaku. Para pengguna jasa pelabuhan tidak perlu khawatir akan perubahan dalam prosedur pelayanan.
Manajer Terminal Pelayanan Terminal Pelabuhan Sampit itu menambahkan, saat puncak arus mudik nanti, area depan terminal diharapkan bisa lebih rapi dan tertata. Kebijakan ini juga mencakup penggratisan akses ke area penyangga. Pelindo memutuskan untuk tidak memungut biaya operasional sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran arus mudik Lebaran.
Sumber: AntaraNews