Menkeu Purbaya Sidak ke Kantor Pusat BNI, Ternyata Ini Tujuannya
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengadakan inspeksi mendadak ke kantor pusat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang terletak di Gedung Grha BNI.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melakukan inspeksi mendadak ke kantor pusat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, yang terletak di Gedung Grha BNI, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat, pada hari Senin, 29 September 2025.
Kegiatan sidak ini menarik perhatian publik setelah diunggah melalui akun TikTok pribadi Menkeu dengan nama pengguna @purbayayudhis. Dalam video singkat yang diunggah, Purbaya menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk memantau kinerja bank milik negara tersebut.
“Sidak ke BNI, kita mau lihat kinerja mereka,” ungkap Purbaya dalam video tersebut. Sesampainya di kantor pusat BNI, Purbaya langsung menuju lantai 30, tempat di mana rapat direksi berlangsung. Kehadiran Menteri Keuangan disambut dengan hangat oleh Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, dan Wakil Direktur Utama, Alexandra Askandar, yang menyambutnya dengan jabat tangan.
“Mau ikut rapat kalau ada direksinya lagi rapat,” jelas Menkeu saat tiba di lokasi.
Purbaya dilantik
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, pada hari Senin, 8 September 2025. Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani yang sebelumnya menjabat sebagai Menkeu. Sebelum dilantik, Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 86/P Tahun 2025 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Negara dalam Kabinet Merah Putih untuk periode 2024-2029.
Purbaya Yudhi Sadewa mulai menjabat sebagai Menkeu efektif sejak tanggal 8 September 2025. Sebelumnya, jabatan ini dipegang oleh Sri Mulyani yang telah memimpin kementerian tersebut sejak pemerintahan kedua Presiden Joko Widodo, yang merupakan Presiden ke-7 Republik Indonesia. Dengan pelantikan ini, diharapkan Purbaya Yudhi Sadewa dapat membawa perubahan dan kemajuan dalam kebijakan keuangan negara. Pelantikan ini juga menandai langkah baru dalam kepemimpinan kementerian yang berperan penting dalam pengelolaan keuangan negara.
Menteri Keuangan akan mengejar 200 wajib pajak yang menunggak
Selain melakukan inspeksi mendadak, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga sedang berupaya mengejar 200 penunggak pajak. Saat ini, sebanyak 84 wajib pajak telah melunasi utang mereka dengan total mencapai Rp 5,1 triliun. Purbaya sebelumnya menetapkan target untuk menagih 200 penunggak pajak yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht). Diharapkan, pemerintah dapat mengumpulkan hingga Rp 60 triliun dari upaya ini.
"Hingga September terdapat 84 wajib pajak yang telah melaksanakan pembayaran atau anjuran dengan total nilai Rp 5,1 triliun," ungkap Purbaya dalam Media Briefing yang berlangsung di Kantor Kemenkeu, Jakarta, pada Jumat (26/9/2025). Dengan pencapaian ini, masih ada 116 wajib pajak yang belum memenuhi kewajiban pembayaran mereka. Purbaya berkomitmen untuk terus menargetkan agar sisa penunggak tersebut dapat segera melunasi utang mereka kepada negara sebelum akhir tahun.