Kodim Rejang Lebong Gencarkan Budidaya Ikan Nila Bioflok, Wujudkan Ketahanan Pangan Masyarakat
Kodim 0409/Rejang Lebong meluncurkan program Budidaya Ikan Nila Bioflok di Desa Kampung Baru, upaya nyata TNI wujudkan ketahanan pangan dan ekonomi warga. Simak detailnya!
Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong, yang membawahi tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu, kini tengah aktif mengembangkan program budidaya ikan nila. Inisiatif ini dilaksanakan melalui sistem kolam bioflok di Desa Kampung Baru, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong.
Program ini merupakan bentuk kepedulian nyata TNI terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada menegaskan komitmen untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal.
Pada tahap awal, sebanyak 3.500 ekor bibit ikan nila telah ditebar di dua kolam bioflok yang dikelola oleh petugas Babinsa dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Podakan) Walet Fish. Ini menjadi langkah konkret dalam mendukung ekonomi warga setempat.
Inovasi Budidaya Ikan Nila Bioflok untuk Kesejahteraan Warga
Sistem budidaya bioflok dipilih karena efisiensinya dalam penggunaan lahan dan air, serta kemampuannya untuk menghasilkan produktivitas tinggi. Metode ini memungkinkan pembudidaya ikan untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada. Kolaborasi erat terjalin antara Babinsa sebagai pembina lapangan dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Podakan) Walet Fish di Desa Kampung Baru.
Kerja sama ini memastikan bahwa proses budidaya ikan nila berjalan sesuai standar dan dapat diadopsi dengan baik oleh masyarakat. Petugas Babinsa memberikan bimbingan teknis, sementara kelompok pembudidaya bertanggung jawab atas operasional harian. Ini mencerminkan semangat gotong royong yang kuat antara TNI dan masyarakat.
Pada permulaan program, dua kolam bioflok telah disiapkan untuk menampung bibit ikan nila. Kolam pertama menampung 2.000 ekor bibit, sedangkan kolam kedua diisi dengan 1.500 ekor bibit ikan nila. Total 3.500 bibit ini diharapkan dapat memberikan hasil panen yang signifikan untuk kebutuhan lokal.
Dampak Ekonomi dan Sosial Budidaya Ikan Nila
Program budidaya ikan nila dengan kolam bioflok ini menjadi salah satu strategi Kodim 0409/Rejang Lebong untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Hasil panen ikan nila nantinya akan dijual kepada warga sekitar lokasi budidaya dengan harga yang sangat kompetitif. Bahkan, harga jualnya diperkirakan hanya sekitar setengah dari harga pasaran umum.
Selain memenuhi kebutuhan gizi, inisiatif ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi warga setempat. Dengan harga yang lebih murah, daya beli masyarakat terhadap protein hewani akan meningkat, sekaligus mengurangi beban pengeluaran rumah tangga. Program ini juga membuka peluang usaha baru bagi warga yang tertarik pada sektor perikanan budidaya.
Dandim Agung Lewis Oktorada menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk menjadi contoh pemberdayaan masyarakat melalui sektor perikanan budidaya. Kehadiran kolam bioflok tidak hanya menciptakan sumber pendapatan, tetapi juga mempererat semangat gotong royong antara TNI dan warga dalam membangun kemandirian pangan.
Perluasan Program Budidaya Ikan Nila di Wilayah Teritorial
Melihat potensi keberhasilan dan dampak positif yang dihasilkan, Kodim 0409/Rejang Lebong berencana untuk memperluas cakupan program ini. Sasaran kegiatan serupa akan menyasar desa atau kelurahan lainnya yang berada dalam wilayah teritorial Kodim 0409/Rejang Lebong. Hal ini menunjukkan komitmen jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat.
Wilayah teritorial yang dimaksud mencakup tidak hanya Kabupaten Rejang Lebong, tetapi juga Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Lebong. Ekspansi ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak komunitas dan memberikan manfaat yang lebih luas. Setiap daerah memiliki potensi untuk dikembangkan budidaya ikan nila sesuai kondisi lokal.
Langkah strategis ini diharapkan dapat menciptakan model ketahanan pangan yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di berbagai daerah. Dengan dukungan penuh dari TNI, masyarakat diharapkan semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan dan meningkatkan taraf hidup melalui sektor perikanan.
Sumber: AntaraNews