Istana pada pengusaha: UU Tax Amnesty bukan jebakan
Pramono mengatakan tujuan dari Tax Amnesty ini ialah demi kemajuan pembangunan bangsa.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengungkapkan bahwa masih banyak pengusaha yang takut akan keberadaan UU Tax Amnesty atau pengampunan pajak. Maka dari itu, pemerintah gencar melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman, termasuk oleh Presiden Joko Widodo sendiri.
"Pemerintah sama sekali tidak seperti yang dikhawatirkan beberapa kelompok bahwa ini bisa menjadi jebakan. Sama sekali ini tidak ada," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (15/7).
Pramono mengatakan tujuan dari Tax Amnesty ini ialah demi kemajuan pembangunan bangsa. Di mana, masyarakat ikut berkontribusi salah satunya dengan mengembalikan dana yang disimpan di luar negeri.
"Tentunya ini akan baik dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara kemudian hari dan pemerintahan siapapun juga akan bisa mendapatkan manfaat dari ini," tuturnya.
Presiden Joko Widodo sendiri malam ini direncanakan melakukan sosialisasi UU Tax Amnesty di Surabaya, Jawa Timur. Berdasarkan agenda resmi Kepresidenan, Presiden Jokowi akan melakukan sosialisasi UU Tax Amnesty di Convention Hall Grand City, Surabaya pada pukul 19.30 WIB.
Menurutnya, alasan Presiden Jokowi harus turun tangan langsung melakukan sosialisasi UU Tax Amnesty sebagai komitmen dari pemerintah bahwa Tax Amnesty merupakan kebijakan yang terbuka dan transparan.
"Sosialisasi juga akan dilakukan di beberapa kota-kota besar lain yang di mana tingkat businessman atau tingkat usahanya tinggi," kata Pramono.
Baca juga:
Penerimaan rendah, Kemenkeu masih punya cara dongkrak setoran pajak
Bappenas: proyek lama lebih dilirik peserta tax amnesty
Waskita siap tarik dana repatriasi Rp 5 T untuk bangun infrastruktur
Kemenkeu yakin gugatan UU tax amnesty tak dikabulkan oleh MK
Kemenkeu: Pengusaha tak perlu khawatir nikmati fasilitas Tax Amnesty
Pemerintah cari proyek bakal dibiayai dana repatriasi tax amnesty
Pemerintah janji tak bikin iri antar bank tampung dana repatriasi