LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini penyebab sarjana ekonomi syariah tak dilirik di dunia kerja

"Di lapangan masih ada kendala yang diterima di keuangan syariah."

2016-06-06 16:31:04
Ekonomi Syariah
Advertisement

Jumlah lulusan sarjana maupun diploma di perguruan tinggi dengan jurusan ekonomi atau keuangan syariah terus bertambah setiap tahunnya. Pertumbuhan itu juga diikuti oleh semakin banyaknya kampus dengan jurusan Ekonomi Syariah.

Tercatat, di Indonesia sedikitnya ada 220 program studi syariah yang tersebar di 160 perguruan tinggi.

Deputi Komisioner Pengawas IKNB 1 OJK, Edy Setiadi masih menyayangkan lulusan-lulusan tersebut‎ masih kurang bisa bersaing dengan lulusan ekonomi non syariah dalam dunia kerja.

Advertisement

"Ada 160 perguruan tinggi yang menawarkan 220 program. Di lapangan masih ada kendala yang diterima di keuangan syariah, perbankan syariah, dan bahkan pasar modal masih mayoritas pekerjanya bukan dari lulusan keuangan/ekonomi syariah," ujar Edy di Menara Merdeka, Jakarta, Senin (6/6).

Edy menuturkan, para profesional yang bekerja di industri keuangan syariah masih banyak yang belum dilegalkan dalam bentuk sertifikasi. Hal ini membuat para profesional di industri keuangan syariah masih dianggap tidak menarik dan menjanjikan.‎

"Belum memiliki Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) keuangan syariah yang ada terkait dengan perasuransian, manajemen risiko, tentang syariah ini belum ada," tandasnya.

Advertisement

Untuk itu, lanjut Edy, pihaknya terus melakukan upaya untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. Salah satunya melalui penyelenggaraan Forum Riset Ekonomi dan Keuangan (FREKS) XIV pada tanggal 9-10 Juni mendatang di Kampus IAIN Imam Bonjol, Padang.

"Diharapkan forum bisa mensosialisasikan bisa memopulerkan produk dan layanan IKMB‎ pada masyarakat umum. Tentunya juga agar lulusan ekonomi syariah bisa semakin bersaing," pungkasnya.

Baca juga:
OJK prihatin pasar keuangan syariah di Indonesia
Periode I-2016, OJK catat 321 emiten dalam daftar efek syariah
Di pertemuan ke-41, Guyana resmi jadi anggota baru IDB
OJK: Pangsa pasar syariah RI masih kalah dibanding Malaysia
Menkeu klaim pertumbuhan pasar syariah dan konvensional sudah imbang
BI nilai industri keuangan syariah masih kekurangan SDM berkualitas
Populasi muslim besar, RI justru minim kerjasama dengan negara islam

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.