Harga BBM subsidi naik, konsumsi Pertamax melonjak 40 persen
Dari 2.500 kiloliter per hari menjadi 3.800 kiloliter per hari.
Penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berdampak pada konsumsi pertamax. Dalam tiga hari terakhir konsumsi BBM nonsubsidi itu meningkat rata-rata 40 persen dari 2.500 kiloliter per hari menjadi 3.800 kiloliter per hari.
Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Hanung Budya menyebut konsumsi pertamax masih bisa terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan.
"Diperkirakan 2-3 bulan bisa 8 ribu-10 ribu kiloliter per hari," kata Hanung, di Jakarta, Selasa (25/11).
Sebaliknya, konsumsi BBM subsidi, terutama premium, terus menurun. Namun, Hanung tak bisa memastikan berapa besar penurunannya.
Sebagai gambaran saja, konsumsi premium sebelum penaikan harga mencapai 81 ribu kiloliter. "Berapa hari masih di bawah itu. Kemarin saja hanya sekitar 56 ribu kilo liter per hari," ungkapnya.
Menurut Hanung, penurunan konsumsi BBM subsidi bakal meringankan beban anggaran subsidi pemerintah. "Itu bagus buat negara dan Pertamina," katanya.
Baca juga:
Usai naikkan harga BBM, pemerintah akan evaluasi subsidi LPG
Pertamina: Harga minyak dunia bakal terus turun
BBM naik, Tarif kapal Banda Aceh-Sabang naik 25 persen
PDIP akan lobi-lobi di DPR jelaskan alasan Jokowi naikkan BBM
'Jokowi lebih mudah naikkan harga BBM daripada main PlayStation'
BBM naik, Menaker imbau perusahaan beri karyawan uang tambahan
Sofyan Djalil santai tanggapi interpelasi DPR ke Jokowi soal BBM