Fantastis, Polda Kalsel Panen Jagung 162 Ton dari 40,5 Hektare Lahan, Dukung Ketahanan Pangan Nasional!
Polda Kalsel panen jagung 162 ton dari 40,5 hektare lahan di tujuh lokasi, wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Bagaimana sinergi ini berjalan?
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) baru-baru ini sukses menggelar panen raya jagung serentak yang menghasilkan 162 ton. Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Polri. Panen tersebut melibatkan lahan seluas 40,5 hektare yang tersebar di tujuh lokasi berbeda di wilayah Kalsel.
Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan hadir langsung di pusat panen yang berlokasi di Desa Jombang, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu. Ia didampingi oleh Kepala Perum Bulog Kanwil Kalsel Muhammad Akbar Said. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung ketersediaan pangan.
Selain di Tanah Bumbu, enam lokasi panen lainnya tersebar di Kabupaten Kotabaru, Tapin, Barito Kuala, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, dan Kota Banjarbaru. Program ini secara keseluruhan telah menggarap 1.051,14 hektare lahan. Sebanyak 1.605 petani binaan turut terlibat aktif dalam upaya peningkatan produksi jagung ini.
Sinergi Pentahelix, Kunci Sukses Ketahanan Pangan
Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan mengapresiasi kinerja Polres Tanah Bumbu dan jajaran Polsek Satui. Mereka dinilai berhasil mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif. Lahan seluas 24 hektare di kawasan milik PT SBT berhasil dimanfaatkan untuk penanaman jagung. Ini menunjukkan inovasi dan dedikasi dalam mendukung program pemerintah.
“Ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program Astacita pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ujar Kapolda Yudha. Keberhasilan panen jagung ini membuktikan sinergi kuat antar berbagai pihak. Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi faktor penentu.
Dukungan juga datang dari berbagai instansi dan perusahaan. Gubernur Kalsel memberikan empat unit mesin Corn Combine. Sementara itu, PT Berkat Ono Sukses menyumbang dua unit Corn Dryer berkapasitas 20 dan 40 ton. Bupati Banjar juga menyediakan dua gudang penyimpanan jagung berkapasitas masing-masing 182 ton.
Ekstensifikasi Lahan dan Pengembangan Berkelanjutan
Polda Kalsel tidak berhenti pada panen raya ini saja. Mereka telah menjalin kerja sama strategis dengan PT Inhutani Divisi Regional I. Kerja sama ini bertujuan memanfaatkan lahan seluas 3.700 hektare. Lahan tersebut akan menjadi basis pengembangan pertanian berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
Kapolda Yudha menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperluas lahan garapan. Upaya ekstensifikasi lahan ini penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan. Selain itu, penguatan kolaborasi pentahelix juga terus digalakkan.
Tujuannya adalah untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Program ini juga mendorong masyarakat agar lebih mandiri dalam sektor pertanian. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan Kalsel dapat berkontribusi signifikan pada ketersediaan pangan nasional.
Sumber: AntaraNews