DPRK Mimika Dorong Pendampingan untuk Optimalkan Peran Kopdes Merah Putih
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika mengusulkan pendampingan berkelanjutan bagi pengurus Kopdes Merah Putih di Kampung Atuka demi mengoptimalkan operasional dan meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir Mimika.
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Papua Tengah, mengusulkan pendampingan berkelanjutan kepada pengurus Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kampung Atuka. Usulan ini bertujuan untuk memastikan operasional koperasi berjalan optimal, mengingat pentingnya peran koperasi dalam mendorong ekonomi lokal. Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengurus yang sebagian besar masih minim pengalaman dalam tata kelola koperasi.
Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, di Timika, Senin, menekankan bahwa penguatan kapasitas pengurus koperasi merupakan langkah krusial. Pendampingan yang baik dari Dinas Koperasi sangat diperlukan agar para pengurus dapat bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Keberadaan Kopdes Merah Putih ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Mimika.
Koperasi ini memiliki potensi besar untuk menyerap hasil produksi lokal dan menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi bepergian jauh ke kota untuk menjual hasil tangkapan atau membeli kebutuhan sehari-hari. Hal ini secara langsung akan berdampak positif pada keberlanjutan pendidikan anak-anak serta ketahanan ekonomi di kampung.
Pentingnya Penguatan Kapasitas Pengurus Koperasi
DPRK Mimika menyoroti perlunya pendampingan berkelanjutan bagi pengurus Kopdes Merah Putih. Hal ini menjadi esensial karena sebagian besar pengurus belum memiliki pengalaman memadai dalam tata kelola koperasi. Penguatan kapasitas ini akan memastikan koperasi dapat beroperasi secara efektif dan efisien.
Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, menegaskan bahwa Dinas Koperasi perlu memberikan pendampingan yang intensif. Pendampingan tersebut harus mencakup aspek-aspek penting seperti manajemen keuangan, pemasaran, serta kepatuhan terhadap regulasi koperasi. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai, pengurus dapat menjalankan tugasnya dengan lebih profesional.
Langkah ini merupakan investasi jangka panjang untuk kemajuan Kopdes Merah Putih. Pengurus yang kompeten akan mampu mengelola koperasi secara transparan dan akuntabel. Ini akan menumbuhkan kepercayaan anggota dan masyarakat terhadap koperasi, sehingga partisipasi aktif dapat terus meningkat.
Peran Strategis Kopdes Merah Putih dalam Ekonomi Lokal
Keberadaan Kopdes Merah Putih di Kampung Atuka diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat secara signifikan. Koperasi ini dapat berperan sebagai offtaker atau pembeli hasil perikanan dari warga. Produk seperti ikan, udang, dan kepiting dapat diserap langsung oleh koperasi, mengurangi beban transportasi dan biaya penjualan bagi nelayan.
Selain itu, koperasi juga diharapkan menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat, termasuk beras dan bahan sembako lainnya. Ketersediaan barang-barang ini di kampung akan memperkuat ketahanan ekonomi lokal. Masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk berbelanja ke Timika, sehingga pengeluaran rumah tangga dapat lebih efisien.
Primus Natikapereyau menjelaskan bahwa dengan adanya koperasi, masyarakat bisa tetap tinggal di kampung. Mereka tidak perlu ke kota untuk menjual hasil maupun membeli kebutuhan, yang juga berdampak positif pada keberlanjutan pendidikan anak-anak. Koperasi ini menjadi solusi ekonomi yang terintegrasi untuk kesejahteraan warga pesisir.
Dukungan Pemerintah dan Harapan Masa Depan
DPRK Mimika mengapresiasi kehadiran Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang meresmikan Kopdes Merah Putih di Kampung Atuka. Pembangunan koperasi ini didanai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika. Peresmian ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan.
Dukungan dari pemerintah pusat juga sangat diharapkan untuk keberlanjutan koperasi di wilayah Papua. DPRK Mimika berharap Kementerian Koperasi dapat terus memberikan perhatian dan bantuan. Pengembangan koperasi di kawasan pesisir sangat penting agar mampu berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi model koperasi yang sukses. Keberhasilan ini akan memicu pembentukan koperasi serupa di daerah lain. Pada akhirnya, hal ini akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Mimika secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews