LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Bulog Pastikan Harga Ekspor Beras ke Malaysia di Atas HET Domestik, Untungkan Petani

Perum Bulog memastikan **harga ekspor beras** Indonesia ke Malaysia akan melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) domestik. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan penerimaan negara, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Sabtu, 30 Mei 2026 01:01:09
bulog
Perum Bulog memastikan **harga ekspor beras** Indonesia ke Malaysia akan melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) domestik. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan penerimaan negara, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. (AntaraNews)
Advertisement

Perum Bulog berencana mengekspor beras ke Malaysia dengan harga yang dipastikan berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) domestik. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan hal ini di Jakarta.

Langkah strategis ini diambil untuk mengoptimalkan keuntungan bagi petani serta meningkatkan penerimaan negara. Kebijakan **harga ekspor beras** yang menguntungkan merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Rencana ekspor ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan pangan regional. Selain itu, ini juga membuka peluang peningkatan nilai tambah sektor pertanian dan perekonomian nasional.

Arahan Presiden dan Potensi Harga Menguntungkan

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa penetapan harga ekspor beras akan mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menginginkan agar ekspor beras Indonesia memberikan keuntungan signifikan bagi petani dan bangsa.

Advertisement

Rizal menyebutkan bahwa harga ekspor beras ke Malaysia berpotensi lebih tinggi dari penawaran sebelumnya yang berada pada kisaran Rp16.000 per kilogram dari pihak Malaysia.

Dengan demikian, Bulog menargetkan **harga ekspor beras** dapat melampaui angka tersebut. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memastikan komoditas strategis ini tidak dijual terlalu murah di pasar internasional.

Advertisement

Kunjungan Teknis dan Mekanisme Perdagangan

Setelah perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Bulog bersama tim dari Kementerian Pertanian akan mengunjungi Sarawak, Malaysia. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas detail rencana ekspor beras Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, tim akan memastikan jumlah kebutuhan beras yang akan diekspor sekaligus membahas komposisi harga dan skema perdagangan terbaik bagi kedua negara nantinya.

Pembahasan teknis juga akan mencakup mekanisme pengiriman beras, apakah dilakukan melalui skema pelabuhan ke pelabuhan (port to port) atau pembelian langsung di Pelabuhan Priok Jakarta. Keputusan mekanisme pengiriman nantinya akan dibahas lebih lanjut bersama pihak Malaysia.

Rizal menambahkan, Bulog juga akan berdiskusi dengan jajarannya terutama direktur pemasaran dan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman. Diskusi ini penting untuk menentukan **harga ekspor beras** terbaik sebelum pelaksanaan ekspor beras ke Malaysia secara resmi.

Optimisme Bulog dan Perbandingan HET Domestik

Bulog sangat optimistis bahwa rencana ekspor beras tersebut dapat memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan pangan regional. Ekspor ini juga diharapkan dapat membuka peluang peningkatan nilai tambah sektor pertanian dan perekonomian nasional.

Sebagai perbandingan, Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium di Indonesia saat ini berkisar antara Rp14.900 hingga Rp15.800 per kilogram. Angka ini disesuaikan dengan regulasi zonasi Badan Pangan Nasional di berbagai wilayah penjualan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sempat mengingatkan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani agar beras Indonesia tidak dijual terlalu murah saat masuk pasar ekspor. Hal ini disampaikannya saat peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Pemkot Bandarlampung Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Jaga Cagar Budaya, Rumah Daswati Jadi Prioritas
  • Pemkab Probolinggo Raih Opini WTP ke-13 Kali Berturut-turut, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
  • Perumda Parkir Makassar Siagakan 50 Personel Amankan Parkir MHM 2026, Jamin Bebas Pungli
  • Bulog Pastikan Harga Ekspor Beras ke Malaysia di Atas HET Domestik, Untungkan Petani
  • Heboh Sosok Pocong di Koja Jakut, ini Faktanya
  • badan pangan nasional
  • bulog
  • ekonomi nasional
  • ekspor beras
  • harga beras
  • kementerian pertanian
  • konten ai
  • malaysia
  • merdekaantara
  • pangan
  • petani
  • prabowo subianto
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.