Bos BPDPKS: Dana operasional kita cukup sampai 2017
"Sustainability budget terjaga 15-16 bulan ke depan.
Direktur Utama Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit, Bayu Krisnamurthi memastikan pihaknya tidak akan kekurangan dana operasional sampai tahun 2017 mendatang. Ini disebabkan karena meningkatnya ekspor kelapa sawit dan tingginya produktifitas minyak sawit Indonesia.
"Sustainability budget terjaga 15-16 bulan. Dengan kondisi sekarang saja, itu cukup sampai dengan akhir tahun plus 3-4 bulan," ucapnya di Jakarta, Jumat (29/7).
"APBN 2016 untuk BPBD Rp 9,5 triliun, tambah sisa tahun lalu jadi Rp 15 triliun. Cukup, dengan kondisi sekarang. Padahal saya memprediksikan ekspor CPO Indonesia baru membaik di semester 2," tambahnya.
Selain itu dirinya juga puas dengan kinerja dari BPBD Kelapa Sawit pada tahun ini. "Walau harga harga minyak tidak menentu, tapi Indonesia mampu tetap memproduksi minyak sawit. Karena itu saya cukup puas sama kinerja BPBD," ujarnya.
Baca juga:
Pemerintah Jokowi akan tunjuk direksi baru BPDPKS
Operasional organisasi CPO Indonesia-Malaysia selangkah lagi
Pemerintah moratorium lahan sawit, 104 pemohon izin gigit jari
Moratorium izin perkebunan untuk penataan industri kelapa sawit
Pemerintah percepat bahas penundaan izin perkebunan kelapa sawit
Pemerintah siapkan aturan standar internasional untuk kelapa sawit
Warga Rokan Hilir geger, mayat wanita ditemukan mengenaskan di kebun