Ada pertalite, Pertamina klaim konsumsi premium turun
"Jadi selama sepuluh hari ini banyak pindah dari premium ke pertalite."
PT Pertamina (Persero) mengklaim penjualan pertalite selama sepuluh hari terakhir mampu menekan konsumsi premium.
"Jadi selama sepuluh hari ini banyak pindah dari premium ke pertalite," ujar Vice President Fuel Retail Marketing Pertamina Affandi, di Jakarta, Jumat (7/8).
Affandi tak mengungkapkan berapa volume penjualan setiap bahan bakar selama sepuluh hari terakhir. Namun, dia menyampaikan tingkat konsumsi premium selama periode itu sekitar 68 persen, pertamax 19,5 persen, dan pertalite 12,5 persen.
Bandingkan dengan periode sebelum Pertamina meluncurkan pertalite. Konsumsi premium rata-rata 79 persen, sisanya 21 persen pertamax.
Affandi mengaku kondisi ini sesuai harapan Pertamina.
"Ini direspon positif mayoritas masyarakat pengguna premium, sesuai dengan harapan kami."
Baca juga:
Naikkan harga Pertamax di Agustus, Pertamina tertinggal dari pesaing
Pertamina pede Pertalite diminati, Premium mulai ditinggalkan
Pertalite disubsidi, Pertamina yakin bakal raup untung
Keputusan Pertamina mengelola Blok Mahakam perlu kekuatan hukum
KPK eksekusi Direktur PT Soegih Interjaya ke Lapas Sukamiskin
Pertamina siapkan tiket gratis dan hadiah mobil di GIIAS