LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Trump Serang Putin, Rusia Langsung Peringatkan Perang Dunia III

Dmitry Medvedev menanggapi kritik Donald Trump terhadap Vladimir Putin, memperingatkan tentang bahaya Perang Dunia III.

Rabu, 28 Mei 2025 10:51:59
rusia
ANTARA - Kremlin, Kantor Kepresidenan Rusia pada Senin (11/11) membantah laporan media perihal percakapan telepon Presiden Rusia Vladimir Putin dengan presiden ... (© 2024 merdeka.com)
Advertisement

Ketegangan antara Rusia dan Amerika Serikat semakin memanas setelah pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang mengkritik Vladimir Putin. Trump menyebut Putin "bermain api" dengan menolak terlibat dalam perundingan gencatan senjata Ukraina dengan Kyiv.

Trump memperingatkan bahwa tindakan tersebut dapat mengakibatkan konsekuensi yang serius. Pernyataan Trump itu langsung disambut keras oleh Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev.

Dmitry Medvedev memberikan tanggapan tajam melalui unggahan di platform X. Medvedev menekankan bahwa satu-satunya hal yang benar-benar buruk adalah Perang Dunia III.

“Mengenai kata-kata Trump tentang Putin yang 'bermain api' dan 'hal-hal yang sangat buruk' yang terjadi di Rusia. Saya hanya tahu satu hal yang SANGAT BURUK — PD III,” tulis Medvedev dalam akun X @MedvedevRussiaE dikutip, Rabu (28/5/2025).

Advertisement

“Saya harap Trump mengerti hal ini!” tegasnya.

Dmitry Medvedev Reuters

Pernyataan Dmitry Medvedev tersebut merespons unggahan Trump di media sosial, yang mengklaim perannya telah mencegah kehancuran besar di Rusia.

Advertisement

“Yang tidak disadari Vladimir Putin adalah jika bukan karena saya, banyak hal buruk sudah terjadi di Rusia, dan maksud saya SANGAT BURUK. Dia bermain api,” tulis Trump dilansir Aljazeera.

Ketegangan verbal ini muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Ukraina. Trump sebelumnya menyebut Putin sebagai sosok yang “benar-benar GILA” karena tetap melancarkan serangan udara besar terhadap Ukraina, kendati tekanan internasional terus menyerukan penghentian pertempuran.

“Saya selalu memiliki hubungan yang sangat baik dengan Vladimir Putin dari Rusia, tetapi sesuatu telah terjadi padanya,” ujar Trump dalam pernyataan sebelumnya.

Trump juga mengisyaratkan bahwa ia sedang mempertimbangkan kemungkinan sanksi baru terhadap Moskow, seiring mandeknya pembicaraan damai yang coba dimediasi oleh Washington.

Donald Trump (Doc. AP/Alex Brandon) @ 2025 trstdly.com

Sementara itu, pasukan Rusia dilaporkan semakin menekan pertahanan Ukraina. Dalam perkembangan terbaru, tentara Rusia berhasil mengambil alih empat desa di wilayah Sumy, yakni Novenke, Basivka, Veselivka, dan Zhuravka.

Menurut Gubernur Sumy Oleh Hryhorov, penduduk di wilayah tersebut telah dievakuasi sebelumnya.Laporan dari Kementerian Pertahanan Rusia juga menyebutkan bahwa desa Bilovody, yang berada tak jauh dari lokasi tersebut, telah dikuasai.

Langkah ini menunjukkan potensi perluasan operasi militer lebih dalam ke wilayah Ukraina. Pasukan Rusia disebut-sebut melakukan serangan menggunakan unit kecil bermotor dan pesawat nirawak.

Though the numbers are hazy, at least 110,000 Russian soldiers have been injured in the war against Ukraine. More than half of them have had at least one limb amputated. They feel abandoned by the state and society. © 2025 merdeka.com

Menurut juru bicara dinas penjaga perbatasan Ukraina, pola serangan ini kini mencakup garis depan yang lebih luas dibandingkan sebelumnya.Wilayah Sumy, yang hanya berjarak sekitar 30 kilometer dari perbatasan Rusia, merupakan salah satu titik strategis.

Tahun lalu, pasukan Ukraina sempat memanfaatkan wilayah ini untuk masuk ke wilayah Kursk di Rusia, sebelum akhirnya dipukul mundur oleh militer Rusia.

Advertisement

Ketegangan yang semakin memanas, disertai dengan perang kata-kata di dunia maya antara tokoh-tokoh berpengaruh, menjadi indikasi bahwa jalan menuju perdamaian masih penuh rintangan. Sementara kekhawatiran akan konflik global kian menghantui.

Berita Terbaru
  • PBB Ungkap Dampak Genosida Israel terhadap Warga Gaza, Sungguh Memilukan
  • Kapolri Sebut Kapolda Metro Jadi Bintang Tiga Atas Arahan Presiden
  • Nasib Malang Mahasiswi di Makassar, Ditipu Lowongan Kerja dari Medsos lalu Disekap dan Diduga Diperkosa
  • Halte Transjakarta Kebon Sirih Arah Blok M Ditutup Sementara 15-18 Mei
  • Bareskrim Duga Manajemen B Fashion Hotel dan The Seven Jakbar Biarkan Peredaran Narkoba
  • amerika serikat
  • berita update
  • konten ai
  • merdekatrend
  • nais
  • putin
  • rusia
  • rusia as
  • trump
  • ukraina
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dani Mardanih
D
Reporter Dani Mardanih
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.