Siswa SMK di Jabar Telat Masuk Sekolah karena Mengaji di Makam Ortu, Dipanggil Wakepsek saat Upacara Jadi Sorotan
Adrian Maulana terlambat datang ke sekolah karena mengaji dan berdoa di makam orangtuanya.
Berbakti kepada orangtua adalah kewajiban setiap anak. Apalagi jika orangtua sudah tiada, anak wajib mendoakan agar orangtua yang sudah berjasa dalam kehidupannya mendapat tempat terbaik di sisi Allah.
Sikap inilah yang dimiliki seorang siswa bernama Adrian Maulana. Video dirinya dipanggil seorang guru saat upacara di halaman sekolah viral di media social.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram @bambangiryana_20, Senin (21/7/2025) lalu, Adrian Maulana dipanggil untuk maju ke depan karena terlambat datang ke sekolah. Namun bukan untuk dihukum, sang guru justru mengapresiasinya.
Sebabnya, Adrian Maulana rupanya terlambat datang ke sekolah karena mengaji dan berdoa di makam orangtuanya. Dia juga sudah lebih dulu meminta izin kepada sang guru untuk datang terlambat ke sekolah.
Belakangan diketahui Adrian bersekolah di SMKN Compreng, Jawa Barat dan guru yang memimpin upacara tersebut adalah wakil kepala sekolahnya bernama Asep Bambang Iryana.
"Saya ingin mengapresiasi yang tadi japri ke saya 'pak saya izin telat ke makam dulu ngaji makam orangtua', coba ke depan mana? Yang tadi japri saya," kata Asep Bambang Iryana saat upacara di lapangan sekolah dikutip merdeka.com dari video.
Adrian yang mengenakan seragam pramuka pun langsung lari dan berdiri di samping sang wakil kepala sekolah.
"Siapa namanya, Adrian Maulana. Datang jam berapa tadi? Jam 6.40, berarti telat 10 menit. Dia sudah izin japri ke saya," kata Asep.
Asep mengatakan kepada para siswa yang menjadi peserta upacara agar mencontoh sikap Adrian. Menurutnya, Adrian adalah anak yang berbakti kepada orangtua.
"Bisa dicontoh dari Adrian Maulana sebaga bakti ke orangtua yang sudah tiada dengan catatan mengirim bukti mengaji di makam," katanya.
Namun begitu, dia juga mewanti-wanti para siswa agar tidak mencari-cari alasan yang tidak benar atau berbohong demi datang terlambat ke sekolah.
Atas sikapnya tersebut, Adrian langsung diberi hadiah oleh Asep. Adrian ditraktir jajan di kantin sekolah.
"Hadiah hari ini boleh jajan Rp50 ribu di kantin nanti saya yang bayar," katanya.
Panen Pujian
Sikap siswa dan wakil kepala sekolah itu pun langsung banjir pujian. Netizen ramai-ramai memberi komentar di kolam komentar akun Instagram sang guru.
"MasyaAllah.. sholeh, kamu pasti jadi orang sukses dan membanggakan," tulis @wpebrianti18.
"Bapak keren sumpah," tulis @rsilvi2.
"Masyaallah, anak Sholeh.. Allah sukseskan kamu dunia akhirat nak," tulis trie_purwanti91.