Kocak, Kapolres Blitar Kenalan dengan Preman di Dalam Tahanan 'Preman Nyolong Kotak Amal, Preman Itu Nyolong Mas 1 Ton Gitu’
Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman belum lama ini membagikan momen menggelitik saat dirinya berinteraksi dengan sejumlah tahanan.
Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman belum lama ini membagikan momen menggelitik saat dirinya berinteraksi dengan sejumlah tahanan. Dari balik jeruji besi, para tahanan ini diajak berkomunikasi hingga berkenalan satu per satu.
Menariknya, saat Arif mengajak salah satu tahanan berbincang, dia tak segan melempar guyonan. Isinya yakni soal sebutan preman si tahanan hingga aksinya yang dianggap Arif kurang sangar.
Sontak, guyonan Arif turut mengundang tawa dari para tahanan. Seperti apa momen istimewanya tersebut? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Kapolres Datangi Sel Tahanan
Melalui akun TikTok @arif_fazlurrahman, AKBP Arif Fazlurrahman beberapa waktu lalu mengungkap kegiatannya saat bertugas sebagai Kapolres Blitar. Di sela-sela waktu berdinasnya, Arif menyempatkan diri untuk bertegur sapa dengan sejumlah tahanan di Polres.
Dalam kesempatan itu, ada momen menarik yang terjadi. Arif berbincang langsung dengan sosok tahanan yang melempar guyonan dengan menyebut dirinya sendiri sebagai preman. Sontak, Arif penasaran dengan aksi kriminal si tahanan yang membuatnya berakhir di jeruji besi.
“Kamu apa kesalahannya di sini?” tanya Arif.
“Saya pencurian, pak,” ungkap si tahanan.
“Curi apa?” tanyanya.
“Kotak amal, pak,” jawab si tahanan.
Kapolres Lempar Guyonan
Sontak, jawaban si tahanan justru membuat Arif terheran dan sontak melontarkan kata..
“Bukan preman kalau itu. Itu namanya ndableg,” tegasnya.
Ungkapan Arif sontak memicu gelak tawa dari kalangan tahanan lainnya. Di kesempatan yang sama, Arif bercanda jika yang namanya preman itu mencuri emas satu kilo atau satu ton, bukan kotak amal. Perkataannya itu pun langsung disambut tawa oleh para tahanan.
“Kalau preman itu nyurinya brankas gitu loh, emas 1 ton atau 1 kilo, begitu. Ini kok kotak amal, memalukan,” katanya.
Beri Nasihat
Arif lantas memberi nasihat mendalam bagi para tahanan di lokasi. Dia mengimbau agar para tahanan dapat kembali ke jalan yang benar dengan mengambil pelajaran hidup dari pengalaman hidup di masa lalu.
“Kalian mau dengarkan atau tidak, itu urusan kalian karena hidayah itu datangnya dari Allah. Kalau kalian bukan minta tolongnya sama Allah, kalian mau minta tolong sama siapa? Saya enggak ada kewajiban buat menghukum kamu atau membuat kamu jadi baik, tidak, itu bukan tugas saya. Karena saya dan polisi hanya menjaga keamanan,” terangnya.
“Kalian mumpung di sini enggak ada yang bisa dibaca, baca Alquran. Intinya saya cuma mau ngomong, kalau kalian tidak mengambil pelajaran apa-apa selama ditahan di sini, kalian adalah orang yang sangat merugi,” tandas Arif di lokasi.