Teknologi Geser Peran Guru Jadi Fasilitator Pembelajaran
EdTech akan mengubah wajah profesi guru di masa depan.
Teknologi, khususnya Education Technology (EdTech), semakin menjadi kunci transformasi dunia pendidikan. Hal ini ditegaskan oleh Marc Irawan, CEO CoLearn, dalam sesi talkshow EduTalks BINUS University.
Menurutnya, EdTech akan mengubah wajah profesi guru di masa depan.
“Teknologi, khususnya Education Technology, akan mengubah peran guru dari sekadar pengajar di kelas menjadi fasilitator pembelajaran yang lebih personal, interaktif, dan berbasis data. Guru di masa depan bukan hanya mengajar, tetapi juga menjadi profesi yang memanfaatkan platform digital,” ujar Marc di Jakarta, Kamis (25/9)
Ia menambahkan, lulusan PGSD BINUS University memiliki peluang karier yang lebih luas di industri pendidikan digital.
“Termasuk sebagai content creator pendidikan, learning consultant, hingga product specialist yang mengembangkan solusi pembelajaran digital. Inilah era di mana guru bertransformasi menjadi inovator dalam ekosistem pendidikan global,” tegasnya.
Evi Trisna, Advisor Indonesia Mengajar, juga mengatakan hal senada. Ia menyebut pentingnya inovasi guru di era digital.
“Peran guru menjadi sangat strategis karena mereka berada di garis depan membekali generasi muda menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.
Dengan kombinasi inovasi digital dan kearifan lokal, tambahnya, guru tidak hanya berdampak di kelas atau komunitas sekitar, tetapi juga dalam ekosistem pendidikan berskala global.
Kisah sukses datang dari Lorensia Ria Audini, alumni PGSD BINUS University yang kini mengajar di Global Prestasi School dengan kurikulum Cambridge.
Ia menuturkan, kompetensi global dan keterampilan komunikasi lintas budaya yang diperolehnya selama kuliah membuatnya percaya diri menembus sekolah internasional.
“Pengalaman belajar di PGSD BINUS membekali saya dengan metodologi mengajar, kurikulum internasional, hingga kemampuan komunikasi lintas budaya,” katanya. Menurut Lorensia, beasiswa yang ditawarkan BINUS membuka jalan bagi generasi muda untuk menempuh jalur serupa.