Setelah 10 Tahun, CEO NVIDIA Jensen Huang Gajinya Baru Naik
Lantas, berapa kenaikan gaji CEO NVIDIA Jensen Huang?
Jensen Huang, CEO Nvidia, akhirnya menerima kenaikan gaji pertamanya dalam 10 tahun terakhir. Dalam laporan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) yang dirilis Kamis (25/4), disebutkan bahwa gaji pokok Huang naik 49 persen menjadi 1,5 juta dolar AS (sekitar Rp24 miliar) untuk tahun fiskal 2025.
Mengutip CNBC, Jumat (2/5), tak hanya itu, kompensasi variabel berbasis tunai juga meningkat sebesar 1 juta dolar AS, naik 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, total penghargaan saham yang diterima Huang melonjak hingga 38,8 juta dolar AS, menjadikan total kompensasi tahunan sebesar 49,9 juta dolar AS atau sekitar Rp800 miliar.
Dalam dokumen tersebut, komite kompensasi dewan menyatakan bahwa kenaikan gaji ini "tepat" untuk menyetarakan penghasilan Huang dengan eksekutif puncak lainnya di Nvidia.
“Ini adalah kenaikan gaji pokok pertama bagi Mr. Huang sejak satu dekade terakhir,” demikian bunyi pernyataan resmi.
Kenaikan ini datang di tengah masa keemasan Nvidia yang kini menjelma menjadi salah satu perusahaan paling bernilai di dunia, berkat dominasi mereka dalam pasar chip grafis (GPU) yang menjadi tulang punggung kecerdasan buatan (AI) global.
Pendapatan Nvidia untuk tahun fiskal 2025 melonjak 114 persen menjadi 130,5 miliar dolar AS. Saham perusahaan juga meroket lebih dari sembilan kali lipat sejak akhir 2022 hingga akhir 2024.
Dengan kepemilikan saham sekitar 3,5 persen, kekayaan bersih Jensen Huang kini ditaksir mencapai 94 miliar dolar AS, menjadikannya salah satu orang terkaya di dunia.
Selain kompensasi finansial, Huang juga menerima tunjangan keamanan pribadi dan jasa pengemudi senilai 3,5 juta dolar AS untuk tahun ini. Sebagai perbandingan, biaya serupa pada 2024 tercatat sebesar 2,2 juta dolar AS.
Kenaikan tunjangan keamanan ini mencerminkan tren yang juga terjadi di perusahaan teknologi besar lainnya. Google, misalnya, menggelontorkan 8,27 juta dolar AS untuk biaya keamanan CEO Sundar Pichai pada tahun lalu, meningkat 22 persen dari tahun sebelumnya.
Nvidia kini berada di garis depan revolusi AI, bersaing ketat dengan raksasa seperti Google, Microsoft, dan OpenAI. Kenaikan kompensasi ini bisa dilihat sebagai bentuk apresiasi perusahaan terhadap peran sentral Huang dalam membawa Nvidia menuju era keemasan baru di sektor teknologi global.