Maraknya Kasus Kriminalitas, Picu Lonjakan Warga RI Beli CCTV
Perangkat yang dulu identik dengan pusat perbelanjaan, area publik, atau gedung perkantoran, kini mulai menjadi kebutuhan rumah tangga.
Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap penggunaan CCTV terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Perangkat yang dulu identik dengan pusat perbelanjaan, area publik, atau gedung perkantoran, kini mulai menjadi kebutuhan rumah tangga.
Peningkatan ini dipicu oleh maraknya kasus kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, hingga kebutuhan dokumentasi sebagai bukti hukum. Banyak warga merasa lebih aman ketika lingkungan tempat tinggal maupun tempat usaha dilengkapi CCTV.
“Kita sering melihat peristiwa kejahatan terungkap melalui rekaman CCTV, terutama di lingkungan rumah. Hal itu membuat masyarakat semakin tertarik mencari informasi soal CCTV,” kata Paul Fang, Country Manager EZVIZ Indonesia.
Lonjakan Permintaan CCTV Rumahan
Data EZVIZ mencatat, sepanjang 2023 hingga 2024 jumlah perangkat CCTV aktif meningkat 50 persen di seluruh Indonesia, termasuk di kota-kota besar seperti Surabaya.
Untuk menjawab permintaan yang terus tumbuh, EZVIZ membuka toko resmi pertamanya di Jawa Timur, berlokasi di Maspion IT Square, Surabaya.
Salah satu perangkat unggulan adalah EZVIZ H8c Pro, kamera pan & tilt outdoor yang menawarkan jangkauan panorama 360 derajat dengan kualitas gambar jernih, siang maupun malam.
H8c Pro dilengkapi teknologi Color Night Vision dan sistem deteksi cerdas berbasis AI untuk mengenali manusia serta kendaraan. Ada pula fitur auto-zoom tracking, komunikasi dua arah, hingga perlindungan aktif berupa sirene dan lampu strobo untuk menghalau potensi ancaman.
“Karena itu, kami hadirkan H8c Pro yang tidak hanya memberi kualitas visual tinggi, tetapi juga teknologi pintar untuk perlindungan yang lebih proaktif,” ujar Paul.
Dengan desain tahan cuaca, kompresi video H.265, serta integrasi dengan Google Assistant dan Amazon Alexa, H8c Pro menjadi solusi praktis bagi keluarga modern. Penyimpanan pun fleksibel, bisa melalui kartu MicroSD hingga 512 GB atau layanan cloud.
Paul menegaskan, CCTV kini bukan lagi perangkat mahal.
“Siapa saja bisa mengaplikasikannya di rumah, sesuai kebutuhan dan budget, tanpa mengurangi fungsi utamanya, yakni keamanan,” ungkap dia.