PAN sebut jika dipaksakan 7 proyek DPR akan membebani APBN
PAN menawarkan agar pembangunan cukup melakukan renovasi ruang kerja anggota DPR.
Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto menilai, 7 proyek pembangunan DPR akan membebani APBN. Terlebih, kata dia, di tengah pertumbuhan ekonomi yang melambat disertai Rupiah terus melemah menghadapi Dolar Amerika Serikat (USD).
"Ya kalau dipaksakan akan tidak baik. Menjadi beban APBN," kata Yandri saat dihubungi, Rabu (26/8).
Yandri juga berharap agar DPR dapat melakukan kajian ulang terhadap 7 proyek tersebut. Sehingga, dapat diketahui, apakah memang pembangunan tersebut sudah sangat mendesak.
"Atau mungkin utamakan prioritas yang mana yang tak membuat rakyat tersakiti," tuturnya.
Anggota Komisi II DPR ini mengakui memang ruangan kerjanya terbilang sempit. Oleh sebab itu, ada baiknya mengutamakan renovasi hanya di ruangan kerja ketimbang membangun 7 proyek.
"Ada baiknya ruang yang sekarang dimaksimalkan, direnovasi," tandasnya.
Baca juga:
Tolak 7 proyek DPR, Gerindra minta Rp 2,7 T dialihkan ke produksi
Hanura soal 7 proyek DPR: Kalau rakyat menolak ya ditunda
Ancaman krisis ekonomi, Fraksi Demokrat harap 7 proyek DPR ditunda
DPR pasrah jika pemerintah belum setuju 7 proyek masuk RAPBN 2016
Ngototnya DPR ingin gedung baru senilai Rp 2,7 triliun
Anggaran gedung baru DPR dicicil, tahun ini cair Rp 600 miliar
Banggar sebut 7 proyek DPR bakal habiskan dana Rp 2,7 triliun