Korupsi elite parpol bikin kepercayaan pemilih rendah di pilkada
Jelang pilkada serentak, calon independen punya peluang kuat.
Peneliti CSIS Philips J Vermonte menegaskan kasus korupsi yang melibatkan elite partai di Indonesia telah menyebabkan turunnya kepercayaan masyarakat luas terhadap calon yang diusung parpol dalam pilkada.
"Kasus korupsi membuat kepercayaan masyarakat terhadap parpol pada titik rendah," ujar Philips dalam diskusi yang bertajuk "Menakar Peluang Ridwan Kamil dan Tri Rismaharini di Restoran The Consoulate, Jl. Wahid Hasyim, Menteng, Jakpus (7/5).
Dampak dari turunnya kepercayaan masyarakat kepada parpol, lanjut dia, adalah meningkatnya dukungan kepada calon independen. "Hal ini membuat pemilih lebih suka calon independen. Meskipun kita tahu peluang itu kecil tapi saya yakin itu bakal terjadi," tukas Philips.
Di sisi lain, Philips menyatakan bahwa peluang calon incumbent pada dasarnya sangat luas jika citranya terjaga selama masa kepemimpinan.
"Dukungan calon independen lebih mudah apalagi untuk calon incumbent. Namun tentu saja dia harus menjaga citra positifnya," pungkas Philips.
Baca juga:
Bikin bingung rakyat, Mendagri tolak wacana DPR merevisi UU Pilkada
Dana pilkada batal cair, anggota KPU Solo terpaksa saweran
Wiranto dukung revisi UU Pilkada asalkan demi kepentingan rakyat
PSSI kisruh, Cristian Gonzales disebut-sebut maju di Pilkada Malang
PDIP sesumbar bakal menangkan Pilkada serentak
Tjahjo Kumolo: Usulan revisi UU Pilkada bikin kegaduhan politik baru