Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dana pilkada batal cair, anggota KPU Solo terpaksa saweran

Dana pilkada batal cair, anggota KPU Solo terpaksa saweran Ilustrasi Pemilu. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggaran Pilkada Kota Solo sebesar Rp 7,5 miliar yang dijanjikan pemerintah setempat pekan lalu, belum juga cair. Akibatnya anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo harus melakukan saweran untuk membiayai tahapan awal pilkada.

Ketua KPU Kota Solo Agus Sulistiyo membenarkan anggotanya terpaksa melakukan saweran untuk membiayai kegiatan tahapan awal pilkada. Dia menyebut, dana yang sudah dikeluarkan KPU hingga saat ini mencapai Rp 15 juta.

"Kedatangan kami ke balai kota ini mau menanyakan dana pilkada, ternyata belum (cair) memang tidak ada progres apa-apa," ujar Agus usai bertemu dengan sekretaris daerah (sekda) Budi Suharto, Rabu (6/5).

Agus mengatakan, meskipun dana belum cair, namun KPU harus tetap melanjutkan tahapan pilkada lainnya. Antara lain tes seleksi panitia pemilihan kecamatan (PPK). Pihaknya menjadwalkan tes tersebut dilaksanakan, Kamis-Jumat (7-8/5).

"Ada 33 calon anggota PPK yang akan mengikuti tes wawancara. Mereka harus lolos seleksi tertulis dan administrasi," katanya.

Agus menegaskan, jika hingga pekan ini belum ada kejelasan pencairan dana pihaknya akan bersikap. KPU, kata Agus, sudah berulang kali menyampaikan permohonan pencairan anggaran kepada Pemkot, baik lisan maupun tertulis.

Terakhir, Pemkot menjanjikan dana pilkada cair pekan lalu. Namun hingga kini dana tak kunjung cair.

"Kami meminta anggaran tahapan pilkada segera cair paling lambat pekan ini. Kami akan berkoordinasi dengan KPU Provinsi Jawa Tengah terkait nasib kegiatan tahapan pilkada Solo," pungkasnya. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP