Fakta Unik: Munas PIRA 2025 Jadi Momen Konsolidasi Perempuan Gerindra Menuju Indonesia Emas
Musyawarah Nasional (Munas) PIRA 2025 menjadi ajang penting bagi kader perempuan Gerindra untuk konsolidasi program kerja dan mendukung visi Prabowo Subianto. Apa saja yang akan dibahas?
Musyawarah Nasional (Munas) Perempuan Indonesia Raya (PIRA) resmi digelar di Jakarta pada tanggal 9-10 Oktober 2025. Acara ini menjadi momentum krusial bagi seluruh kader perempuan dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) untuk memperkuat peran mereka.
Munas PIRA bertujuan untuk mengonsolidasikan kekuatan serta merumuskan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan. Pembahasan ini akan selaras dengan tema "Usung Perempuan Indonesia Raya, Berdaya, Berjaya, Menuju Indonesia Emas 2045" yang diusung.
Selain itu, forum penting ini juga akan mendengarkan laporan pertanggungjawaban dari Pengurus Pusat PIRA yang disampaikan oleh Ketua Umum PP PIRA. Berbagai keputusan strategis diharapkan dapat disepakati bersama oleh seluruh peserta yang hadir dalam Munas PIRA.
Munas PIRA: Konsolidasi Program Kerja dan Dukungan Kebijakan
Dewan Pembina PP PIRA, Bianti Djiwandono, menjelaskan bahwa Munas PIRA akan membahas program kerja PIRA untuk lima tahun mendatang. Program ini dirancang untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui peran aktif perempuan di berbagai sektor.
"Selain itu, peserta juga akan mendengarkan laporan pertanggungjawaban PB PIRA yang akan disampaikan oleh Ketua Umum PP PIRA," kata Bianti saat pembukaan munas di Jakarta, Kamis. Beliau menambahkan bahwa munas ini akan menghasilkan berbagai keputusan yang disepakati bersama oleh seluruh peserta.
Munas PIRA kali ini juga menegaskan komitmen kuat PIRA untuk mengawal serta menyukseskan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Prabowo Subianto juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra yang menaungi organisasi sayap ini.
Forum tersebut secara spesifik akan membahas kembali visi, misi, dan program prioritas Presiden yang dirumuskan dalam Astacita. Ini menunjukkan keselarasan PIRA dengan agenda nasional yang telah dicanangkan.
Mewujudkan Astacita Melalui Peran Aktif PIRA
Bianti Djiwandono menegaskan bahwa merupakan kewajiban PIRA untuk mendukung dan mewujudkan delapan misi Astacita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Misi ini menjadi panduan utama bagi PIRA dalam menjalankan program-programnya.
Berbagai program dapat dilaksanakan oleh PIRA untuk mewujudkan misi tersebut, antara lain di bidang pendidikan, kesehatan, produksi pangan, ekonomi kreatif, dan kewirausahaan. Ini mencakup spektrum luas pembangunan yang akan digarap.
Ketua Umum PP PIRA, Sumarjati Arjoso, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Munas PIRA yang bertepatan dengan ulang tahun ke-17 organisasi sayap Partai Gerindra tersebut. Momentum ini sangat berarti bagi seluruh anggota dan pengurus.
"Meskipun baru hari ini kita dapat melaksanakan munas, tidak mengurangi makna kebersamaan kita," ujar Sumarjati Arjoso, menekankan semangat persatuan di antara anggota PIRA yang terus terjaga.
Apresiasi dan Dukungan Internal Partai Gerindra
Sumarjati secara khusus menyampaikan penghargaan kepada jajaran DPP Partai Gerindra atas dukungan mereka. Ini termasuk Sekretaris Jenderal Sugiono dan Ketua Harian DPP Sufmi Dasco Ahmad yang telah memberikan arahan.
Penghargaan juga diberikan kepada para pembina PIRA, hingga bendahara umum DPP Gerindra, yang telah berkontribusi besar. Dukungan ini vital bagi kelancaran dan keberhasilan Munas PIRA sebagai forum strategis.
"Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh panitia, baik steering committee maupun organizing committee atas kerja cerdasnya dalam mempersiapkan Munas PIRA," kata Sumarjati. Beliau mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat.
Doa dan harapan baik juga disampaikan agar Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya untuk semua yang terlibat dalam kegiatan ini. Ini menandai semangat kebersamaan dan optimisme dalam Munas PIRA.
Sumber: AntaraNews