Waspada! BMKG Maluku Utara Beri Peringatan Cuaca Buruk Ekstrem, Begini Dampaknya Hingga Sore Hari
BMKG mengeluarkan Peringatan Cuaca Maluku Utara terkait potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Ketahui wilayah terdampak dan langkah antisipasi yang perlu dilakukan segera!
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, kilat, petir, serta angin kencang yang dapat terjadi di berbagai wilayah.
Kondisi cuaca buruk ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga sore hari, membawa dampak serius bagi aktivitas warga. Potensi gangguan transportasi laut juga menjadi perhatian utama akibat peningkatan gelombang tinggi.
Peringatan ini disampaikan langsung oleh Muhammad Dzikri, Prakirawan Cuaca BMKG Sultan Baabullah Ternate. Imbauan ini bertujuan agar masyarakat dapat mempersiapkan diri dan mengurangi risiko bencana hidrometeorologi yang mungkin timbul.
Detail Prakiraan Cuaca Harian Maluku Utara
Wilayah Maluku Utara saat ini masih berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini seringkali disertai kilat atau petir yang membahayakan serta angin kencang.
Pada prakiraan pagi hari, cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa lokasi. Area seperti Morotai, Loloda, Malifut, Ibu, Jailolo, dan Batang Dua termasuk dalam prakiraan ini. Selain itu, Tidore, Sofifi, Oba, Wasile, Maba, Weda, Patani, Gebe, Gane, Bacan, dan Obi juga berpotensi hujan.
Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan meluas ke hampir seluruh wilayah Maluku Utara. Ini mencakup Morotai, Galela, Tobelo, Ibu, Kao, Ternate, Tidore, Sofifi, dan Weda. Wilayah lain yang juga terdampak meliputi Wasile, Maba, Patani, Gane, Bacan, Obi, Mangole, Falabisahaya, Sanana, Sulabesi, hingga Taliabu.
BMKG juga mencatat suhu udara berkisar 25–31°C dengan kelembaban 80–95 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat berkecepatan 10–40 km/jam, menambah potensi cuaca ekstrem ini.
Waspada Dampak dan Potensi Bencana Hidrometeorologi
Selain ancaman hujan lebat dan angin kencang, BMKG juga meminta masyarakat mewaspadai potensi gelombang tinggi. Ketinggian gelombang laut diperkirakan mencapai 0,5 hingga 1,5 meter, terutama di beberapa perairan.
Peringatan khusus diberikan untuk perairan Mangoli, Sanana, dan Taliabu serta area sekitarnya. Kondisi ini berisiko tinggi bagi pelayaran, terutama kapal-kapal kecil yang beroperasi di wilayah tersebut.
Peringatan dini terbaru BMKG per pukul 08.00 WIT menyebutkan hujan sedang hingga lebat diperkirakan melanda Halmahera Barat (Ibu, Sahu, Ibu Selatan) dan Halmahera Tengah (Patani Barat). Halmahera Timur (Wasile Utara, Maba Utara) juga masuk dalam daftar wilayah terdampak.
Kondisi ini berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain, termasuk Tobelo, Kao, Pulau Makian, Maba Selatan, hingga Pulau Batang Dua dan Oba. Masyarakat di area ini diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG melalui saluran resmi. Langkah mitigasi seperti membersihkan saluran air dan memastikan keamanan struktur bangunan sangat penting dilakukan untuk mengurangi risiko dampak buruk.
Sumber: AntaraNews