LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Walkot Tangerang: Kita Bersiap Buka Kembali Restoran dengan Makan di Tempat

Wali Kota mengaku, tidak segan untuk memberikan sanksi tegas, kepada pengelola restoran yang tidak bisa menaati aturan dan ketentuan baru kenormalan baru tersebut.

2020-06-09 15:23:04
tangerang
Advertisement

Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan aturan baru, pembukaan kembali rumah makan dengan ketentuan makan ditempat. Diantaranya, memaksimalkan pengunjung makan di tempat tidak lebih dari 50 persen ketersediaan meja.

"Kita saat ini sedang bersiap-siap untuk membuka kembali rumah makan dengan makan di tempat, kemungkinan minggu ini sudah bisa dibuka," terang Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, usai meninjau operasional Tangerang City Mall, Selasa (9/6).

Dia menekankan, aturan rumah makan atau restoran yang dibuka untuk pengunjung makan di tempat, harus memerhatikan kapasitas tamu restoran. Agar tidak terjadi penumpukan orang dalam satu area.

Advertisement

"Kita harap pengelola mampu kendalikan pengunjung, agar pada masa transisi kenormalan baru ini, masyarakat tetap terjaga, aman dan sehat. Tentunya, para pengelola juga harus tetap memerhatikan protokol kesehatan, seperti menyediakan hand sanitizer dan menerapkan jaga jarak," kata Arief

Wali Kota mengaku, tidak segan untuk memberikan sanksi tegas, kepada pengelola restoran yang tidak bisa menaati aturan dan ketentuan baru kenormalan baru tersebut.

"Kita harap mereka punya checker untuk bisa mengawasi dan berkoordinasi dengan kami (pemerintah) dan kalau nanti tempat makannya ramai, terpaksa kita tutup kembali," ungkapnya.

Advertisement

Building Manager Tangerang City Mal, Wina Andriyani mengaku, beberapa tenant restoran di Tangerang City, sudah ada yang beroperasi. Langkah tersebut juga sebagai proses uji coba respons para customer atau pengunjung terhadap kenormalan baru.

"Sebetulnya di sini sudah ada yang buka, namun belum dine in, tapi kalau nanti pemerintah akan membolehkan untuk dine in dengan kapasitas maksimal 50 persen, tentu akan kita terapkan dan kita awasi untuk tetap ikut dalam aturan pemerintah," jelasnya.

Baca juga:
Kemendag Keluarkan Panduan New Normal di Pasar Tradisional dan Mal, Ini Detailnya
Kemendag Diminta Buat Aturan Agar Pasar Tradisional Tak Jadi Pusat Penularan Corona
Mal di Bandung Belum Boleh Buka, Tiga Pasar Tradisional Ditutup Sementara
Bima Arya Izinkan Mal Kembali Buka, Pelaku Usaha Diminta Tidak Naikkan Harga
Ini Jam Operasional Rumah Makan, Salon & Tempat Wisata Saat PSBB Transisi di Jakarta
Bioskop, Karaoke dan Arena Bermain Anak di Mal Belum Beroperasi pada 15 Juni
Dampak Covid-19, Asosiasi Pusat Belanja Minta Keringanan Pembayaran PBB

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.