Tujuh Orang Meninggal Dunia dan Belasan Luka Berat Selama Arus Balik Lebaran 2025, Berikut Rinciannya
Dari catatan Polri, kecelakaan lalu lintas selama arus balik lebaran 2025 sebanyak 145 kasus.
Polri mencatat sejumlah perkembangan terkait kondisi arus lalu lintas hingga kebijakan rekayasa lalu lintas selama masa arus balik lebaran 2025. Dari catatan Polri, kecelakaan lalu lintas selama arus balik lebaran 2025 sebanyak 145 kasus, di antaranya menyebabkan meninggal dunia hingga luka berat.
Juru Bicara (Jubir) Satgas Humas Ops Ketupat Polri Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan total kerugian yang ditaksir akibat dari kecelakaan tersebut mencapai Rp489 juta.
"Di wilayah delapan Polda prioritas, terdapat tujuh korban meninggal dunia, 18 orang luka berat, dan 218 orang luka ringan, dengan total kerugian materiil mencapai Rp180.100.000. Sementara itu, di wilayah 28 Polda lainnya, terdapat 17 korban meninggal dunia, 36 korban luka berat, dan 152 korban luka ringan, dengan total kerugian materiil sebesar Rp308.950.000," kata Jansen dalam keterangannya, Selasa (8/4).
Jumlah Pemudik
Jansen menambahkan selama arus balik lebaran tercatat sebanyak 57.483 kendaraan keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Trans Jawa, sementara kendaraan yang masuk hanya 14.100 unit.
Di Gerbang Tol Cikupa arah Merak, sebanyak 52.464 kendaraan tercatat keluar, sedangkan yang masuk lebih tinggi, yakni 67.867 kendaraan.
Dari arah Bogor melalui Gerbang Tol Ciawi, jumlah kendaraan keluar tercatat 29.977 unit dan yang masuk 28.668 unit. Di jalur Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama, kendaraan yang keluar dari Jakarta sebanyak 30.563 unit, sedangkan yang masuk tercatat 25.061 unit.
"Berdasarkan data yang dihimpun, volume kendaraan yang keluar dan masuk Jakarta melalui beberapa gerbang tol utama menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan," terang Jansen.
Hingga saat ini, kata Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Polri itu, Sistem one way masih berlangsung dari KM 425 Jatingaleh, Semarang hingga KM 70 Cikatama.
Selain itu, mulai pukul 10.00 WIB, one way diterapkan di jalur Gadog arah Puncak, dan pukul 12.00 WIB diberlakukan juga di jalur selatan depan Pos Pasar Linggapura. Sementara itu, contraflow satu lajur masih berlaku di Tol Cikampek dari KM 70 hingga KM 470.