Trivia: Polsek Kota Utara Gorontalo Gencarkan Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga Pangan Daerah
Polsek Kota Utara Gorontalo aktif menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) demi membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Apa saja upaya mereka?
Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Utara Gorontalo secara masif menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dirangkaikan dengan penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang terjangkau, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Langkah proaktif Polsek Kota Utara Gorontalo ini diharapkan dapat menekan potensi lonjakan harga di pasaran dan meringankan beban ekonomi warga.
Menurut Kapolsek Kota Utara Gorontalo, Inspektur Satu (Iptu) Marwan Mohamad, kegiatan ini dilaksanakan di Jalan Thayeb M Gobel, Kelurahan Molosifat U, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. Lokasi tersebut dipilih karena kemudahan aksesibilitasnya, memungkinkan lebih banyak warga untuk berpartisipasi dan mendapatkan manfaat dari pasar murah ini.
Upaya Polsek Kota Utara Gorontalo Jaga Stabilitas Pangan
Gerakan Pangan Murah yang digencarkan oleh Polsek Kota Utara ini merupakan hasil kolaborasi erat dengan Bulog Gorontalo. Kemitraan strategis ini memungkinkan penyediaan bahan pokok dalam jumlah signifikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dalam kegiatan GPM, Bulog Gorontalo menyediakan beragam komoditas penting. Total satu ton beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP), 132 liter minyak goreng, dan 50 kilogram gula pasir disiapkan untuk dijual kepada warga dengan harga yang sangat terjangkau. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketersediaan pangan.
Harga yang ditawarkan dalam Gerakan Pangan Murah ini jauh di bawah harga pasar. Untuk beras, dijual seharga Rp60 ribu per sak berukuran lima kilogram, minyak goreng Rp18 ribu per liter, dan gula pasir Rp17 ribu per kilogram. Harga-harga ini menjadi daya tarik utama bagi masyarakat untuk berbelanja di pasar murah tersebut.
- Beras SPHP: Rp60.000 per 5 kg
- Minyak Goreng: Rp18.000 per liter
- Gula Pasir: Rp17.000 per kg
Sinergi Polri dan Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Program Gerakan Pangan Murah ini memiliki tujuan ganda, yakni menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menjadi upaya konkret pemerintah dan Polri dalam mengendalikan harga. Dengan adanya GPM, diharapkan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan di daerah, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Selain itu, program ini juga memastikan ketersediaan bahan pokok esensial seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir. Ketersediaan ini sangat krusial, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi, agar mereka tetap dapat mengakses kebutuhan dasar dengan mudah dan murah.
Kesempatan GPM juga dimanfaatkan oleh personel Polsek untuk menyosialisasikan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Pesan-pesan kamtibmas disampaikan kepada setiap warga yang datang berbelanja, mengingatkan mereka akan peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Kapolsek Marwan menegaskan bahwa kegiatan ini adalah salah satu dari banyak upaya berjenjang Polri dalam menciptakan situasi kondusif. Ini juga merupakan bentuk bantuan nyata untuk mempermudah masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau, sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Sumber: AntaraNews