Trivia PBB Banjarmasin: Pemkot Beri Sembako Gratis, 20 Paket per Hari, Optimalkan PAD!
Pemerintah Kota Banjarmasin meluncurkan program Sembako Gratis PBB Banjarmasin sebagai apresiasi pembayar pajak, sekaligus upaya optimalkan PAD dan bantu warga. Simak detailnya!
Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), mengambil langkah inovatif dalam mengapresiasi wajib pajak sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Program penyaluran paket sembako gratis ini ditujukan bagi para pembayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang telah memenuhi kewajiban mereka. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari perayaan penting, yakni Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin pada tahun 2025.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan Asli Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Edy Wibowo, menjelaskan bahwa program ini merupakan strategi ganda. Selain sebagai bentuk penghargaan, penyaluran sembako gratis ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak dan secara langsung membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini. Langkah ini diharapkan dapat mendorong kesadaran dan kepatuhan wajib pajak di Banjarmasin.
Program sembako gratis ini tidak hanya sekadar apresiasi, tetapi juga dirancang untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan PBB. Dengan layanan pajak mobil keliling yang beroperasi maksimal setiap hari selama September 2025, menjelang Hari Jadi Kota Banjarmasin, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terjangkau. Setiap unit mobil keliling menyediakan 20 paket sembako per harinya, menunjukkan komitmen Pemkot dalam mendekatkan layanan.
Strategi Optimalisasi PAD dan Bantuan Masyarakat
Program Sembako Gratis PBB Banjarmasin ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Banjarmasin dalam mengoptimalkan PAD. Edy Wibowo menegaskan bahwa pembagian sembako gratis bagi wajib pajak yang membayar PBB ini juga dilakukan melalui layanan pajak mobil keliling. Layanan ini dirancang untuk menjangkau kelurahan-kelurahan hingga daerah pinggiran, memastikan kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.
Setiap unit mobil penerima pajak keliling menyediakan 20 paket sembako per hari. Operasional mobil keliling ini akan dimaksimalkan sepanjang bulan September 2025, bertepatan dengan momen penting Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin pada 24 September 2025. Pendekatan ini tidak hanya memudahkan masyarakat dalam membayar PBB, tetapi juga secara aktif mendorong partisipasi mereka dalam pembangunan daerah.
Selain mobil keliling, Pemkot Banjarmasin juga mengaktifkan lima Unit Pelaksana Teknis (UPT) penerimaan pembayaran pajak. Pengaktifan UPT ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat wajib pajak. Dengan strategi ini, diharapkan penerimaan PBB dapat meningkat signifikan, berkontribusi pada peningkatan PAD.
Inovasi Pelayanan dan Dampak Ekonomi
Program Sembako Gratis PBB Banjarmasin ini juga memiliki dimensi ekonomi yang penting. Edy Wibowo menyatakan bahwa inisiatif ini dapat membantu pemerintah dalam menanggulangi inflasi. Dengan adanya bantuan sembako, beban pengeluaran masyarakat dapat sedikit berkurang, memberikan dampak positif pada daya beli dan stabilitas ekonomi rumah tangga.
Untuk mengantisipasi tingginya animo masyarakat terhadap program ini, BPKPAD Banjarmasin akan memperkuat sistem digitalisasi pelayanan. Langkah ini diambil untuk memastikan proses pembayaran pajak tetap lancar, tertib, dan efisien, menghindari antrean panjang atau kendala teknis. Inovasi digitalisasi ini mencerminkan komitmen Pemkot Banjarmasin dalam memberikan pelayanan pajak yang modern dan responsif.
Edy Wibowo juga menegaskan bahwa tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Banjarmasin tidak akan mengalami kenaikan. Kepastian ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi wajib pajak dan menunjukkan bahwa program sembako gratis ini adalah murni bentuk apresiasi dan upaya peningkatan kepatuhan, bukan kompensasi atas kenaikan tarif. “Kami terus berinovasi dan ingin pelayanan pajak terasa dekat, mudah dan memberi manfaat nyata bagi warga,” pungkas Edy.
Sumber: AntaraNews