LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. REGIONAL

Tragis! Polisi Temukan Sisa Tubuh Korban di Rumah kos, Ada di Kamar Mandi Hingga Belakang Lemari

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, menjelaskan bahwa banyak potongan tubuh korban ditemukan di tempat indekos.

Senin, 08 Sep 2025 14:32:00
mutilasi
Pelaku pembunuhan dan mutilasi di Mojokerto. (Liputan6.com/Dian Kurniawan) (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Polisi sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus pembunuhan dan mutilasi yang menimpa AM (24) terhadap pacarnya, TAS (25). Korban diketahui berasal dari Lamongan.

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, menjelaskan bahwa banyak potongan tubuh korban ditemukan di tempat indekos. Potongan tersebut tersebar mulai dari kamar mandi hingga bagian belakang lemari.

"Di TKP, kami menemukan potongan bagian kepala yang diletakkan di belakang lemari yang hendak dimusnahkan oleh yang bersangkutan," ungkap Ihram dalam konferensi pers yang diadakan pada Senin (8/9).

Ihram juga menjelaskan bahwa pelaku melakukan mutilasi terhadap tubuh korban di kamar mandi, di mana daging dan tulang korban dipisahkan menggunakan pisau. Setelah proses mutilasi selesai, pelaku membawa bagian-bagian tubuh korban dengan menggunakan tas ransel berwarna merah menuju tanjakan Sendi-Pacet, Mojokerto, pada dini hari Senin (1/9).

Advertisement

Urutan Kejadian yang Dilakukan Pelaku

Ihram menjelaskan urutan kejadian yang dilakukan pelaku dalam membunuh dan memutilasi korban. Dia menyatakan bahwa pada 31 Agustus 2025, sekitar pukul 02.00 WIB, pelaku kembali ke kosnya.

Namun, karena pintu kos terkunci oleh korban, pelaku terpaksa menunggu selama satu jam. Setelah pintu dibuka, korban pun naik ke lantai dua indekos. Sementara itu, pelaku yang merasa kesal langsung menuju dapur untuk mengambil pisau.

Advertisement

"Pelaku menuju ke dapur mengambil sebuah pisau dan ditusukkan di bagian leher yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban," jelasnya.

Setelah itu, pelaku menyeret korban ke kamar mandi, di mana dia memotong tubuh korban.

Pelaku Ditangkap Polisi

Polisi mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai penemuan potongan tubuh seorang korban pada tanggal 6 September 2025. Selang sehari setelah laporan diterima, pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

"Tanggal 7 dini hari langsung dilakukan penangkapan," ungkap Ihram.

Dia juga menjelaskan bahwa pelaku dan korban terlibat dalam hubungan asmara yang telah berlangsung selama sekitar tiga tahun. Mereka bahkan telah tinggal serumah di satu kos-kosan meskipun belum terikat dalam pernikahan.

Motif di Balik Tindakan Pembunuhan

Ihram menjelaskan alasan di balik tindakan pelaku yang membunuh dan memutilasi korban. Pelaku merasa frustrasi akibat tuntutan gaya hidup korban yang dianggap berlebihan.

"Pelaku ini sedikit kewalahan terhadap kebutuhan ekonomi dan gaya hidup korban, yang menuntut gaya hidup hedonis, salah satunya adalah selalu minta HP yang baru," ujarnya.

Perselisihan antara pelaku dan korban terjadi cukup sering. Penumpukan masalah inilah yang mendorong pelaku untuk mengambil tindakan ekstrem dan mengakhiri hidup korban.

Pelaku Bekerja Sebagai Tukang Jagal Hewan

Ihram menyatakan bahwa AM pernah menjalani profesi sebagai tukang jagal hewan. Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci mengenai waktu ketika AM melakukan pekerjaan tersebut. "Jadi dia pernah bekerja sebagai tukang jagal hewan," ungkap Ihram.

Saat ini, pelaku diketahui bekerja serabutan setelah menyelesaikan pendidikan kuliahnya. Ihram menambahkan bahwa terkadang pelaku harus bekerja hingga larut malam.

Advertisement

"Pelaku sudah lulus kuliah dan sekarang ini dia bekerja sebagai serabutan. Kadang bekerja A, kadang bekerja B, kadang sampai larut malam," jelasnya.

Berita Terbaru
  • Kemenag Sumsel Perluas Jaminan Sosial Guru dan Tendik di 17 Kabupaten/Kota
  • Bulog DIY Tingkatkan Stabilisasi Harga Pangan dengan Percepatan Distribusi
  • PLN Lampung Ajak Jajaran Aktif Jaga Lingkungan Hidup, Perkuat Komitmen ESG
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ungkap Keinginan Jadi Aktivis Usai Pensiun, Siap Kawal Perjuangan Buruh
  • Grebeg Suro Ponorogo 2026 Resmi Dibuka, Meriahkan Budaya dan Pariwisata Daerah
  • berita update
  • konten ai
  • mutilasi
  • pembunuhan
Artikel ini ditulis oleh
Editor Idris Rusadi Putra
D
Reporter Dian Kurniawan, Supriatin
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.