Tragedi di Surabaya: Rumah Dua Lantai Ambruk, 2 Terjebak dan 1 Luka-luka
Kabid Pemadaman Kebakaran Kota Surabaya, M Rokhim, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima sekitar pukul 07.01 WIB dari warga sekitar.
Sebuah rumah dua lantai di Jl. Dupak Timur Gang 2 No. 49, Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Surabaya, ambruk pada Rabu (7/1) pagi. Satu penghuni mengalami luka-luka, sementara dua lainnya sempat terjebak di lantai atas sebelum berhasil dievakuasi tim penyelamat.
Kabid Pemadaman Kebakaran Kota Surabaya, M Rokhim, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima sekitar pukul 07.01 WIB dari warga sekitar. Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya langsung bergerak ke lokasi pada pukul 07.02 WIB dan tiba lima menit kemudian.
"Unit rescue segera melakukan koordinasi dan evakuasi terhadap penghuni rumah yang terjebak di lantai dua," ujarnya.
Bangunan Roboh
Tiga orang penghuni rumah diketahui berada di kamar lantai dua saat dak cor bangunan roboh. Nanang Tunggal Winardi (52), sang suami, terjatuh bersama reruntuhan dan mengalami luka di tangan serta dahi.
Sementara istrinya, Safitri Widowati S.P (51), dan anak mereka, Cedrica Nadja Safina (10), sempat terjebak di lantai atas namun berhasil diselamatkan oleh tim rescue.
"Evakuasi berlangsung dalam kondisi aman. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut," tambahnya.
Kawasan Padat
Peristiwa ambruknya bangunan rumah di kawasan padat penduduk ini menambah daftar kasus serupa di Surabaya. Berdasarkan catatan DPKP, sejumlah insiden bangunan roboh kerap terjadi akibat struktur bangunan yang sudah tua, kualitas material yang tidak sesuai standar, atau renovasi yang tidak memperhatikan aspek keselamatan.
Pemerintah Kota Surabaya mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap kondisi rumah tinggal, terutama di kawasan padat dengan bangunan bertingkat. Pemeriksaan rutin terhadap struktur bangunan dan penggunaan material sesuai standar konstruksi disebut penting untuk mencegah kejadian serupa.