Tim K-9 Polda Jateng Diterjunkan Cari Korban Longsor di Cilacap
Polda Jateng menurunkan tim K-9 dan Brimob untuk mencari korban longsor di Cilacap. Sebanyak 20 orang masih hilang, sementara tiga korban ditemukan meninggal.
Tim K-9 Polda Jawa Tengah dikerahkan untuk membantu operasi pencarian korban longsor di Dusun Tarukan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.
Pengiriman tim dilakukan atas perintah Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo sebagai bagian dari upaya percepatan evakuasi korban yang masih belum ditemukan.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan tim anjing pelacak dari Direktorat Samapta dan Brimob ditugaskan menyisir lokasi yang sulit dijangkau.
“Anjing-anjing tersebut ditugaskan untuk mencari korban-korban tersembunyi saat bencana alam longsor di Cilacap tersebut,” ujar Artanto, Jumat (14/11).
Menurutnya, anjing-anjing K-9 itu merupakan spesialis cadaver search, yang mampu mendeteksi keberadaan jenazah maupun korban selamat di area berbahaya maupun tertimbun material.
“Kita juga mengirimkan K9 kita untuk mencari korban yang masih hidup dan ataupun korban yang sudah tertimbun. Saat ini kita sedang konsentrasi untuk melakukan kegiatan penanggulangan atau evakuasi korban dahulu,” jelasnya.
Personel Dikerahkan Bertahap
Artanto tidak merinci jumlah personel yang dikirimkan, namun menyebut pengiriman dilakukan bertahap menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Jadi personel kita bisa kirim secara bertahap. Dan saat ini kita kirimkan dulu berapa peleton dan nanti akan bertambah lagi. Kita melihat situasi di lapangan,” katanya.
Selain tim K-9, pasukan Brimob juga ditugaskan untuk mendirikan dapur umum guna mendukung kebutuhan logistik para korban dan petugas.
20 Korban Masih Dalam Pencarian
Berdasarkan data BPBD Provinsi Jawa Tengah, longsor tersebut berdampak pada 17 kepala keluarga atau 46 jiwa.
Dari jumlah itu, 23 orang selamat, tiga korban ditemukan meninggal dunia, dan 20 lainnya masih dalam pencarian.