Tim Densus 88 masih dalami identitas 4 jenazah bom Sarinah
Dari tujuh korban tewas saat teror bom Sarinah, 3 jenazah di antaranya sudah diambil pihak keluarga.
Empat jenazah korban aksi teror bom di Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1) masih diidentifikasi pihak kepolisian. Tim Densus 88 masih menelusuri identitas jelas dari keempat jenazah tersebut.
"Jenazah di Rumah Sakit Polri, tapi itu yang perlu dikoordinasikan dengan tim Densus, nama dan alamat jelas," kata Sespusdokkes Polri, Kombes Pol Budiyono, di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/1).
Budiyono tak membantah jika Densus 88 bakal menahan keempat jenazah sampai proses identifikasi benar-benar rampung. Namun, dia tidak mau merinci siapa keempat jenazah itu.
"Tapi dugaan Densus perlu ditahan dulu, saya tidak bisa menyebutkan itu siapa (pelaku atau bukan)," ujar dia.
Lebih jauh, dia menjelaskan dari tujuh korban tewas di teror bom Sarinah itu, 3 jenazah di antaranya sudah diambil pihak keluarga.
"Delapan orang yang meninggal itu tujuh sudah teridentifikasi, yang sudah diambil tiga orang oleh keluarga dan empat orang yang tadi masih menunggu koordinasi penyidik densus," pungkas dia.
Baca juga:
Kapolri: Setelah kasus Thamrin kita baru sadar ISIS berbahaya
Dewan Pers sebut pemberitaan ledakan bom Thamrin langgar kode etik
Hadapi terorisme, Kapolri ibaratkan polisi sebagai pemadam kebakaran
Survei membuktikan, ISIS ancaman NKRI yang harus diwaspadai
Ini pistol yang dipakai pelaku teror bom Thamrin
Enam orang terlibat bom Sarinah ditetapkan jadi tersangka
Di depan keluarga korban, Kapolri sebut teror Sarinah incar polisi